<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cerita Dewasa Pemerkosaan Panas Bugil Dating Tips Photo</title>
	<atom:link href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ceritadewasa.koranbugil.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Jul 2010 06:36:31 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Satpol PP minta ABG Cewek nyepong Kontol di Monas</title>
		<link>http://ceritadewasa.koranbugil.com/satpol-pp-minta-abg-cewek-nyepong-kontol-di-monas.html</link>
		<comments>http://ceritadewasa.koranbugil.com/satpol-pp-minta-abg-cewek-nyepong-kontol-di-monas.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jul 2010 06:36:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bugil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[nyepong kontol]]></category>
		<category><![CDATA[oral seks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritadewasa.koranbugil.com/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[Jiahh berita gila dapat dari koran tadi secara pemaksaan aparat memergoki seorang gadis yg sedang bermesra2an di monas akhirnya itu cewek disuru nyepong kontolnya gila bener yahh sedangkan yg cowoknya dipalak , untuk aja ga disuru oral seks ato nyepong jg tu cowok  bener2 cerita dewasa dah
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jiahh berita gila dapat dari koran tadi secara pemaksaan aparat memergoki seorang gadis yg sedang bermesra2an di monas akhirnya itu cewek disuru nyepong kontolnya gila bener yahh sedangkan yg cowoknya dipalak , untuk aja ga disuru oral seks ato nyepong jg tu cowok  bener2 <a href="http://mandarintopten.net/search/cerita+dewasa">cerita dewasa</a> dah</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritadewasa.koranbugil.com/satpol-pp-minta-abg-cewek-nyepong-kontol-di-monas.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Skandal Fabby Sekretaris Cantik diperkosa</title>
		<link>http://ceritadewasa.koranbugil.com/skandal-fabby-sekretaris-cantik-diperkosa.html</link>
		<comments>http://ceritadewasa.koranbugil.com/skandal-fabby-sekretaris-cantik-diperkosa.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2010 10:37:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bugil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[diperkosa]]></category>
		<category><![CDATA[sekretaris nakal]]></category>
		<category><![CDATA[sekretaris ngentot]]></category>
		<category><![CDATA[skandal sekretaris]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritadewasa.koranbugil.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Default Nikmatnya tubuh sekretaris cantik
Fabiola, yang biasa dipanggil Febby, seorang wanita cantik berusia 25 tahun. Febby bekerja disalah satu perusahaan pariwisata yang cukup terkenal sebagai sekretaris. Tubuh Febby cukup sintal dan berisi, didukung dengan sepasang gunung kembar berukuran 36B serta wajah yang cantik, membuat setiap pria pasti meliriknya, setiap kali ia berjalan.
Seperti biasa setiap hari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Default Nikmatnya tubuh sekretaris cantik<br />
Fabiola, yang biasa dipanggil Febby, seorang wanita cantik berusia 25 tahun. Febby bekerja disalah satu perusahaan pariwisata yang cukup terkenal sebagai sekretaris. Tubuh Febby cukup sintal dan berisi, didukung dengan sepasang gunung kembar berukuran 36B serta wajah yang cantik, membuat setiap pria pasti meliriknya, setiap kali ia berjalan.<br />
Seperti biasa setiap hari Febby pergi ke kantornya di bilangan Roxi Mas, yang tanpa disadarinya ia dibuntuti sekelompok pemuda iseng yang hendak menculiknya.</p>
<p>Sudah beberapa hari para pemuda itu mempelajari kebiasaan Febby pergi dan pulang kantor. Dan hari itu mereka sudah menyusun rencana yang matang untuk menculik Febby. Tiba-tiba dijalan yang sepi taksi yang ditumpangi Febby dicegat secara tiba-tiba, dan sambil mengancam sopir taksinya, mereka langsung menyeret Febby masuk kedalam mobil mereka, dan tancap gas keras-keras, hingga akhirnya mobil mereka larikan kearah pinggir kota, dimana teman-teman mereka yang lain sudah menunggu disebuah rumah yang sudah dipersiapkan untuk &#8216;mengerjai&#8217; Febby.</p>
<p>Didalam mobil Febby diapit oleh dua orang pemuda berkulit hitam, sedangkan yang dua lagi duduk dikursi depan. Febby sudah gemetaran karena takut, dan benar-benar tidak berdaya ketika dua orang yang mengapitnya memegang-megang tubuhnya yang sintal dan putih itu. Dua pasang tangan hitam bergentayangan disekujur tubuhnya, yang kebetulan pada hati itu Febby mengenakan rok lebar sebatas lutut, dengan atasan blouse putih krem yang agak tipis, hingga bra Wacoal hitam yang dikenakannya lumayan terlihat jelas dari balik blouse tersebut. <a href="http://mandarintopten.net/search/cerita+dewasa">Cerita Dewasa</a><br />
<span id="more-92"></span><br />
Dengan leluasa disepanjang jalan tangan-tangan jahil tertersebut bergentayangan dibalik rok Febby sambil meremas-remas paha putih mulus tersebut, hingga akhirnya mereka tiba dirumah tersebut, dan mobil langsung dimasukkan kedalam garasi dan rolling doorpun langsung ditutup rapat-rapat. Febby yang sudah terikat tangan dan kakinya, serta mulut tersumpal dan mata ditutup saputangan digendong masuk kedalam ruang tamu, dan didudukkan disofa yang cukup lebar.</p>
<p>Ikatan tangan, kaki, mulut dan mata Febby dibuka, dan alangkah terkejutnya ia sekitar tiga puluh pemuda yang hanya memakai cawat memandanginya dengan penuh nafsu seks. Tanpa menunggu lebih lama lagi, Febby pun mulai dikerjai oleh mereka. Febby yang sudah tidak berdaya itu hanya bisa duduk bersandar di sofa dengan lemas ketika salah seorang lelaki mulai membuka kancing blouse-nya satu persatu hingga blouse putih tersebut dicopot dari tubuh sintalnya itu.</p>
<p>Beberapa orang lagi berusaha membuka rok merah Febby hingga Febby pun akhirnya hanya memakai bra hitam serta celana dalam nylon berwarna hijau muda, dan membuat dirinya terlihat makin menggairahkan, dan spontan saja para pemuda berandal tersebut langsung terlihat ereksi dengan kerasnya. Celana dalam Febby pun langsung buru-buru dilepas dan menjadi rebutan untuk mereka.</p>
<p>Febby dipaksa duduk dengan mengangkang lebar-lebar, hingga vagina-nya yang ditumbuhi rambut-rambut halus itu terlihat dengan jelas, dan mereka pun bergantian menjilati serta menghisap-hisap bibir vagina Febby dengan nafsunya. Kepala mereka terlihat tenggelam diantara kedua pangkal paha Febby, sementara yang lainnya bergantian meremas-remas kedua gunung kembar Febby yang montok itu. Kop BH Febby diturunkan ke bawah hingga kedua gunung kembarnya muncul bergelayutan dengan indahnya, dan menjadi bulan-bulanan pemuas nafsu untuk mereka.</p>
<p>Tidak puas dengan hanya meremas-remas saja, beberapa orang mulai mencoba untuk mengisap-ngisap puting susu gunung kembar Febby yang ranum itu, hingga akhirnya Febby pun dipaksa oral seks untuk mereka. Bergantian mereka memaksa Febby untuk mengulum-ngulum batang penis mereka keluar masuk mulutnya. Kepala Febby dipegangi dari arah belakang hingga tidak bisa bergerak, sementara itu yang lain bergantian mengeluar-masukkan batang penis mereka dimulut Febby yang seksi itu hingga mentok kepangkal paha mereka.</p>
<p>Batang penis yang rata-rata panjangnya 17 senti itu terlihat masuk semua kedalam mulut Febby, hingga mencapai kerongkongannya. Tak ketinggalan Febby pun dipaksa untuk &#8216;mencicipi&#8217; buah zakar mereka secara bergantian. Sepasang buah sakar tampak terlihat dikulum Febby hingga masuk semua kedalam mulutnya yang mungil itu. Wajah Febby yang cantik itu bergantian ditekan-tekan diselangkangan para pemuda berandal tersebut hingga buah sakar mereka masuk semua kedalam mulutnya.</p>
<p>Setelah puas dengan acara &#8216;pemanasan&#8217; tersebut Febby pun dipaksa tiduran diatas kanvas diruang tamu tersebut dan dengan paha yang mengangkang lebar, batang penispun mulai keluar masuk vagina Febby yang masih &#8216;rapat&#8217; itu, mereka dengan tidak sabarnya bergantian menjajal vagina Febby dengan batang penis mereka yang rata-rata panjang dan besar itu. Bagi yang belum kebagian jatah terpaksa memainkan-mainkan penisnya diwajah dan mulut Febby.</p>
<p>Beberapa orang dengan nafsunya memukul-mukulkan batang penisnya di wajah Febby sambil mendesah-desah dengan nafsu. Bosan dengan gaya tiduran, Febby dipaksa duduk di sofa lagi dengan paha mengangkang lebar dan kembali &#8216;di embat&#8217; bergantian, sementara bibir Febby tetap sibuk dipaksa mengulum batang penis yang tampak mengkilat karena air liur Febby yang menempel di batang penis tersebut.</p>
<p>Sementara para pemuda yang mendapat giliran mengocok vagina Febby tampak sangat bersemangat sekali hingga bunyi batang penis yang keluar masuk vagina Febby terdengar sangat jelas. Hampir dua jam sudah Febby &#8220;dikerjain&#8221; dengan intensif oleh puluhan pemuda tersebut, hingga akhirnya satu persatu mulai berejakulasi. Tiga puluh pemuda mengantri Febby untuk berejakulasi diwajah Febby yang cantik itu.</p>
<p>Dimulai oleh empat orang berdiri mengelilingi Febby dengan batang penis menempel disekitar wajah Febby yang cantik. Sementara seorang lagi mengocok vagina Febby dengan nafsunya, hingga akhirnya ia tak tahan lagi dan mencabut batang penisnya dari vagina Febby, dan&#8230;. croott&#8230;. crootttt&#8230; croooottttt!!! air mani muncrat mengenai sekujur wajah Febby, melihat hal tersebut yang lain pun tak mau ketinggalan dan bergantian mengocok-ngocok batang penisnya cepat-cepat diwajah dan mulut Febby, hingga berakhir dengan semprotan air mani diwajahnya. Bahkan tak sedikit mengeluarkan airmani nya didalam mulut Febby, lalu memaksa Febby untuk menelannya.</p>
<p>Sekitar dua puluh menit, wajah Febby dihujani &#8216;air mani&#8217; yang kental itu, hingga Febby terlihat basah kuyub oleh sperma mulai dari rambut hingga gunung kembarnya terlihat mengkilat oleh basahnya sperma puluhan pemuda berandal tersebut.</p>
<p>Part II</p>
<p>Jam menunjukkan pukul jam satu siang, dan Febby pun baru selesai &#8216;dikerjain&#8217; oleh mereka, dan terlihat lemas tak berdaya dengan muka yang masih belepotan sperma. Tiga orang pemuda membawa Febby kedalam kamar mandi yang terlihat sangat mewah, dan memandikan Febby dengan air hangat serta sabun cair yang sangat wangi. Febby disuruh tiduran sambil direndam air hangat, sementara ketiga pemuda tersebut bergantian menyabuni tubuh Febby yang putih sintal itu dengan bernafsu, sambil sesekali meremas-remas selangkangan dan gunung kembar Febby yang terasa licin oleh sabun tersebut. Hingga akhirnya ketiga pemuda tersebut sudah tidak tahan lagi dan Febby pun diperkosa lagi didalam kamar mandi itu.</p>
<p>Mereka mengeluarkan Febby dari bak rendam, dan dibawah pancuran air hangat Febby dipaksa nungging, dan dua pemuda bergantian menyetubuhi Febby dari arah belakang, sedangkan yang satunya mengeluarmasukkan batang penisnya di mulut Febby, sambil memegangi rambut Febby hingga kepala Febby tidak dapat bergerak. Setengah jam sudah Febby &#8216;diobok-obok&#8217; didalam kamar mandi, dan diakhiri dengan meyemprotkan air mani masing-masing didalam mulut Febby, dan tiga porsi air mani itu dalam sekejap sudah pindah kedalam mulut Febby, dan sisa-sisa sperma masih terlihat berceceran disekitar wajah Febby yang putih itu.</p>
<p>Part III</p>
<p>Selesai dimandikan, Febby kembali didandani hingga terlihat sangat cantik. Bra hitamnya yang berukuran 36B itu kembali dipasangkan. Celana dalam nylon Febby sudah raib jadi rebutan, hingga vagina Febby dibiarkan terlihat, sementara beberapa pemuda berandal itu sibuk menjepretkan kamera digitalnya kearah Febby. Febby dipaksa berpose dengan berbagai gaya yang sensual, mulai dari adegan membuka bra nya sendiri hingga duduk mengangkang sambil memasukkan batangan ketimun kedalam vaginanya.</p>
<p>Puas mengambil berbagai pose Febby, seorang pemuda mengambil dua gelas minuman dari dalam kulkas dan sepotong hamburger untuk Febby. Dan betapa terkejutnya Febby ketika tahu bahwa dua gelas minuman tersebut adalah sperma yang sudah disimpan berhari-hari di dalam kulkas. Seorang pemuda lagi mengambil suntikan besar tanpa jarum. Febby dipaksa membuka mulut lebar-lebar, sementara salah seorang menyedot sperma dalam gelas tersebut dengan suntikan besar itu, kemudian menyuntikkannya kedalam mulut Febby, hingga tertelan langsung kedalam tenggorokkannya. Mereka dengan brutalnya bergantian menyuntikkan &#8216;air mani basi&#8217; itu ke mulut Febby hingga habis satu gelas penuh. Masih sisa satu gelas lagi, dan hamburger untuk Febby pun diolesi penuh dengan sperma tersebut, dan Febby pun dipaksa makan hingga habis. Sisa sperma sebanyak setengah gelas terpaksa disedot Febby dengan sedotan hingga tandas tak bersisa.</p>
<p>Selesai &#8216;memberi makan&#8217; Febby, mereka kembali mengantri Febby. Namun kali ini Febby tidak disetubuhi, mereka hanya memaksa Febby mengulum-ngulum batang penis mereka dimulut Febby, serta mengocok-ngocoknya dengan kedua tangan Febby yang lentik itu. Tiga puluh batang penis kembali bergantian dikulum-kulum Febby, sementara yang lainnya memaksa Febby menggenggam batang penisnya dengan kedua tangannya, yang lainnya lagi sibuk memain-mainkan alat kelaminnya diwajah dan rambut Febby. Hingga akhirnya Febby kembali dihujani puluhan porsi sperma segar di wajah dan mulutnya. Pertama kali sperma muncrat dari lubang penis tepat didepan wajah Febby hinggga tepat mengenai dahi hingga bibir Febby, yang lainnya pun ikut menyusul hingga puluhan semprotan sperma berhamburan diseluruh wajah Febby yang cantik itu. Sementara itu dua orang pemuda dari kiri dan kanan Febby menyendoki air mani yang bertetesan di wajah Febby, lalu menyuapinya hingga mereka puas.</p>
<p>TAMAT</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritadewasa.koranbugil.com/skandal-fabby-sekretaris-cantik-diperkosa.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Selikuh dengan Bapak Ketua RT TAMAT</title>
		<link>http://ceritadewasa.koranbugil.com/selikuh-dengan-bapak-ketua-rt-tamat.html</link>
		<comments>http://ceritadewasa.koranbugil.com/selikuh-dengan-bapak-ketua-rt-tamat.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Jun 2010 12:54:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bugil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita ngentot]]></category>
		<category><![CDATA[goyangan]]></category>
		<category><![CDATA[ketua RT]]></category>
		<category><![CDATA[kontol]]></category>
		<category><![CDATA[ngebor]]></category>
		<category><![CDATA[pantat]]></category>
		<category><![CDATA[selingkuh]]></category>
		<category><![CDATA[tusuk penis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritadewasa.koranbugil.com/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Selingkuh dengan Ketua RT &#8211; 3
Sambungan dari bagian 2
Aku menjerit kecil saat kepala tumpul yang bulat gede itu menyentuh dan langsung mendorong bibir vaginaku. Rasa kejut saraf-saraf di bibir vaginaku langsung bereaksi. Saraf-saraf itu menegang dan membuat lubang vaginaku menjadi menyempit. Dan akibatnya seakan tidak mengijinkan kontol Pak Parno itu menembusnya. Dan itu membuat aku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selingkuh dengan Ketua RT &#8211; 3<br />
Sambungan dari bagian 2</p>
<p>Aku menjerit kecil saat kepala tumpul yang bulat gede itu menyentuh dan langsung mendorong bibir vaginaku. Rasa kejut saraf-saraf di bibir vaginaku langsung bereaksi. Saraf-saraf itu menegang dan membuat lubang vaginaku menjadi menyempit. Dan akibatnya seakan tidak mengijinkan kontol Pak Parno itu menembusnya. Dan itu membuat aku penasaran,</p>
<p>&#8216;Santai saja Mar, biar lemesan..&#8217;, terdengar samar-samar suara Pak Parno di tengah deru hawa nafsuku yang menyala-nyala.<br />
&#8216;Pakee .. Pakee .. ayyoo .. Pakee tulungi saya Pakee .. Puas-puasin ya Pakee.. Saya serahin seluruh tubuh saya untuk Pakee ..&#8217;, kedengerannya aku mengemis minta dikasihani.<br />
&#8216;Iyaa Dik Marr .. Sebentar yaa Dik Marr ..&#8217;, suara Pak Parno yang juga diburu oleh nafsu birahinya sendiri.</p>
<p>Kepala helm tentara itu akhirnya berhasil menguak gerbangnya. Bibir vaginaku menyerah dan merekah. Menyilahkan kontol Pak Parno menembusnya. Bahkan kini vaginakulah yang aktif menyedotnya, agar seluruh batang kontol gede itu bisa dilahapnya.</p>
<p>Uuhh .. aku merasakan nikmat desakan batang yang hangat panas memasuki lubang kemaluanku. Sesak. Penuh. Tak ada ruang dan celah yang tersisa. Daging panas itu terus mendesak masuk. Rahimku terasa disodok-sodoknya. Kontol itu akhirnya mentok di mulut rahimku. Terus terang belum pernah se-umur-umurku rahimku ngrasain disentuh kontol Mas Adit. Dengan sisa ruang yang longgar, kontol suamiku itu paling-paling menembus ke vaginaku sampai tengahnya saja. Saat dia tarik maupun dia dorong aku tidak merasakan sesak atau penuh seperti sesak dan penuhnya kontol Pak Parno mengisi rongga vaginaku saat ini.</p>
<p>Kemudian Pak Parno mulai melakukan pemompaan. Ditariknya pelan kemudian didorongnya. Ditariknya pelan kembali dan kembali didorongnya. Begitu dia ulang-ulangi dengan frekewnsi yang makin sering dan makin cepat. Dan aku mengimbangi secara reflek. Pantatku langsung pintar. Saat Pak Parno menarik kontolnya, pantatku juga menarik kecil sambil sedikit ngebor. Dan saat Pak Parno menusukkan kontolnya, pantatku cepat menjemputnya disertai goyangan igelnya.<span id="more-90"></span></p>
<p>Demikian secara beruntun, semakin cepat, semakin cepat, cepat, cepat, cepat, cepat, cepaatt ..ceppaatt. Payudaraku bergoncang-goncang, rambutku terburai, keringatku, keringat Pak Parno mengalir dan berjatuhan di tubuh masing-masing, mataku dan mata Pak Parno sama-sama melihat keatas dengan menyisakan sedikit putih matanya. Goncangan makin cepat itu juga membuat ranjang kokoh itu ikut berderak-derak. Lampu-lampu nampak bergoyang, semakin kabur, kabur, kabur. Sementara rasa nikmat semakin dominan. Seluruh gerak, suara, nafas, bunyi, desah dan rintih hanyalah nikmat saja isinya.</p>
<p>&#8216;Mirnaa .. Ayyoo.. Enakk nggak kontol padee Mirr, enak yaa.. enak Mirr .. ayyoo bilangg enak mana sama kontol si Adit .. Ayoo Mirr enak mana sama kontol suamimu ayoo bilangg ayyoo enakan manaa ..&#8217;, Pak Parno meracau.<br />
&#8216;Pakee .. enhaakk.. pakee.. Enhakk kontol pakee .. Panjangg .. Uhh gedhee bangett .. pakee.. Enakan kontol Pak Parnoo ..&#8217;.</p>
<p>Pada akhirnya aku mendapat orgasmeku 2 kali secara berturut-turut. Itu yang ibu-ibu sering sebut sebagai multi orgasme. Bukan mainn .. hanya dari Pak Parno aku bisa meraih multi orgasmeku inii .. Oohh Pak Parnoo.. terima kasihh .. Pak Parno mau memuaskan akuu.. Sekarangg ayoo .. Pakee biar aku yang memuaskan kamuu ..<br />
Dan kontol Pak Parno aku rasakan berdenyut keras dan kuat sekali.. Kemudian menyusul denyut-denyut berikutnya. Pada setiap denyutan aku rasakan vaginaku sepertinya disemprot air kawah yang panas. Sperma Pak Parno berkali-kali muntah di dalam vaginaku.</p>
<p>Uhh .. Aku jadi lemess bangett .. Nggak pernah sebelumnya aku capek bersanggama. Kali ini seluruh urat-urat tubuhku serasa di lolosi. Dengan telanjang bulat kami sama telentang di ranjang motel ini. Di sinilah akhirnya terjadi untuk pertama kalinya aku serahkan nonokku beserta seluruh tubuhku kepada lelaki bukan suamiku, Pak Parno. Dan aku heran .. pada akhirnya.. tak ada rasa sesal sama sekali dari hatiku pada Mas Adit. Aku sangat ikhlaskan apa yang telah aku serahkan pada Pak Parno tadi. Dan dalam kenyataan aku mendapatkan imbalan kepuasan dari Pak Parno yang sangat hebat.</p>
<p>Di motel ini aku mengalami 3 kali orgasme. Dua kali beruntun aku mengalami orgasme dalam satu kali persetubuhan dan yang pertama sebelumnya, yang hanya dengan gumulan, ciuman dan jilatan Pak Parno di ketiakku sembari tangannya ngobok-obok kemaluanku aku bisa mendapatkan orgasme yang sangat memberikan kepuasan pada libidoku. Hal itu mungkin disebabkan karena adanya sensasi-sensasi yang timbul dari sikap penyelewengan yang baru sekali ini aku lakukan. Yaa.. pada akirnya aku toh berhak mendapatkannya .. tanpa menunggu Mas Adit yang sangat egois.</p>
<p>Sesungguhnya aku ingin tinggal lebih lama lagi di tempat birahi ini, namun Pak Parno mengingatkan bahwa waktu bernikmat-nikmat yang pertama kali kami lakukan ini sudah cukup lama. Pak Parno khawatir orang-orang rumah menunggu dan bertanya-tanya. Pak Parno mengajak selekasnya kami meninggalkan tempat ini dan kembali menyelesaikan pekerjaan yang telah kami sanggupi pada Mbak Surti dalam rangka membantu hajatannya.</p>
<p>Setelah kami mandi dan membersihkan tanda-tanda yang kemungkinan mencurigakan, kami kembali ke jalanan. Ternyata kemacetan jalan menuju ke Senen ini sangat parah di siang hari ini. Dengan adanya pembangunan jembatan layang pada belokan jalan di Galur, antrean mobil macet sudah terasa mulai dari pasar Cempaka Putih. Mobil Pak Parno serasa merangkak. Untung AC mobilnya cukup dingin sehingga panasnya Jakarta tidak perlu kami rasakan.</p>
<p>Sepanjang kemacetan ini pikiranku selalu kembali pada peristiwa yang barusan aku alami bersama Pak Parno tadi. Lelaki tua ini memang hebat. Dia sangat kalem dan tangguh. Dia sangat sabar dan berpengalaman menguasai perempuan. Dialah yang terbukti telah memberikan padaku kepuasan seksual. Paduan kesabaran, tampilan yang tegap tubuhnya serta kontol gedenya yang indah membuat aku langsung takluk secara iklas padanya. Aku telah serahkan seluruh tubuhku padanya. Dan Pak Parno tidak sekedar menerimanya untuk kepentingannya sendiri, tetapi dia sekaligus membuktikan bahwa kenikmatan hubungan seksual yang sebenar-benarnya adalah apabila pihak lelaki dan pihak perempuannya bisa mendapatkan kepuasannya secara adil dan setara. Dan aku merasakannya .. tapi .. Benar adilkah ..?</p>
<p>Ah .. pertanyaan itu tiba-tiba mengganguku. Tiba-tiba terlintas dalam pikiranku bahwa dari hubungan badan tadi, aku berhasil merasakan orgasmeku hingga 3 kali. Sementara Pak Parno hanya mengeluarkan spermanya sekali saja. Artinya dia meraih kepuasan dalam hubungan seksual dengan aku tadi hanya sekali. Ahh ..adakah hal ini menjadi masalah untuk hubunganku dengan Pak Parno selanjutnya ..? Kenapa dia banyak diam sejak keluar dari motel tadi ..?<br />
Aku menjadi gelisah, aku kasihan pada Pak Parno apabila dia masih menyimpan dorongan birahinya. Apabila belum seluruh cairan birahinya secara tuntas tertumpah. Bukankah hal demikian itu bagi lelaki akan menimbulkan semacam kegelisahan ..? Apa yang harus aku lakukan ..??</p>
<p>&#8216;Pak, tadi puas nggak Pak..?&#8217;, aku memberanikan diri untuk bertanya.<br />
&#8216;Bukan main Dik Mar, aku sungguh sangat puas&#8217;, begitu jawabnya.<br />
Suatu jawaban yang sangat santun yang justru semakin besar kekhawatiranku. Jawaban macam itu pasti akan keluar dari setiap &#8216;gentlemen&#8217;. Aku harus amati dari sudut yang lain. Kulihat dibawah kemudi Kijangnya. Nampak celananya masih menggunung. Artinya kontolnya masih ngaceng. Aku nekat. Kuraba saja tonjolan celananya itu.<br />
&#8216;Ininya koq masih ngaceng Pak? Masih pengin yaa?? Tadi masih mau lagi yaa??&#8217;, sambil tanganku terus memijiti gundukkan itu. Dan terbukti semakin membesar dan mengeras.<br />
Pak Parno diam saja. Aku tahu pasti dia menikmati pijatanku ini. Aku teruskan. Tanganku meremasi, mengurut-urut.<br />
&#8216;Hheehh ..dik Marr .. enak sekali tangan Dik Marr yaa..&#8217;.</p>
<p>Biarlah, biarlah aku akan selalu memberikan yang aku bisa. Dengan berbagai style, tanganku terus meremasi dan mijit gundukkan kontol itu. Tetapi lama kelamaan justru tanganku sendiri makin menikmati kenikmatan memijit-mijit itu. Dan semakin lama justru aku yang nyata semakin kelimpungan. Aku kenang kembali kontol gede ini yang 40 menit yang lalu masih menyesaki kemaluanku. Yang tanpa meninggalkan celah sedikitpun memenuhi rongga vaginaku. Dan ujungnya ini yang untuk pertama kalinya bisa mentok ke dinding rahimku.. ah nikmatnya ..</p>
<p>&#8216;Pakee.. Aku pengin lagii ..&#8217;, aku berbisik dengan setengah merintih.<br />
&#8216;Kita cari waktu lagi Dik Mar .., gampang.., Dik Mar khan bisa bilang pada Mas Adit, mau ke Carrefour atau ke Mangga Dua cari barang apa.. gitu&#8217;.<br />
&#8216;Iyaa siihh.. Boleh dibuka ya Pak. Aku pengin lihat lagi nih jagoan Pak ..&#8217;, sambil aku melempar senyum serta melirikkan mataku ke Pak Parno melihat reaksinya.<br />
&#8216;Boleehh ..&#8217;, dia jawab tanpa melihat ke aku, karena keramaian lalu lintas yang mengharuskan Pak Parno berkonsentrasi.</p>
<p>Tanganku sigap. Pertama-tama kukendorkan dulu ikat pinggangnya. Kemudian kubuka kancing utamanya. Selanjutnya kuraih resluitingnya hingga nampak celana dalamya yang kebiruan. Di belakang celana dalam itu membayang alur daging sebesar pisang tanduk yang mengarah ke kanan. Oouu.. ini kali yang namanya stir kanan.. Kalau stir kiri, mengarahnya kekiri tentunya.</p>
<p>Dengan tidak sabar kubetot kontol Pak Parno dari sarangnya. Melalui pinggiran kanan celana dalamnya, kontol Pak Parno mencuat keluar. Gede, panjang, kepalanya yang bulat berkilatan. Dan pada ujung kepala itu ada secercah titik bening. Oooww ..baru sekarang aku berkesempatan memperhatikan kontol ini dari jarak yang sangat dekat, bahkan dalam genggamanku.</p>
<p>Rupanya precum Pak Parno telah terbit di ujung kepalanya. Precum itu muncul dari lubang kencingnya. Uuuhh .. indahnyaa .. bisakah aku nggak bisa menahan diri ..??</p>
<p>&#8216;Pak Parno pengin khan..??&#8217;, kembali aku berbisik.<br />
&#8216;Heehh .. Dik Mar mau bantu Pak Parno nih ..??&#8217;, jawaban yang disertai pertanyaan balik.<br />
&#8216;Gimana bantunya Pak.., berhenti duluu .. Cari tempat lagii .. Hayoo..&#8217;, jawabanku enteng.<br />
&#8216;Nggak begitu Dik Mar, kita nggak mungkin berhenti lagi. Ya ini khan macet nih jalanan. Maksudku, apakah .. eehh .. Dik Mar marah nggak kalau aku bilang ini ..??&#8217;.<br />
&#8216;Nggak pa pa Pak, saya rela koq, dan saya pengin bantu bener-bener, Pak&#8217;.<br />
&#8216;Dik Mar pernah mengisep punya Mas Adit khan?&#8217;.<br />
&#8216;Ooo.. Kk.. kaalau ii.. ttuu terus terang aku belum pernah Pak.., kalau lihat punya Mas Adit rasanya aku geli gituu.. jijikk gituu ..&#8217;.<br />
&#8216;Kalau lihat punya saya inii.?&#8217;, dia terus mendesak dengan pertanyaan yang terus terang aku nggak bisa menjawab secara cepat.</p>
<p>Masalahnya aku dihadapkan pada sesuatu hal yang bener-bener belum pernah aku lakukan, bahkan pun dalam khayalan seksualku. Pasti yang Pak Parno inginkan adalah aku mau mengisep-isep kontolnya itu, yaa khan? Tapi aku juga berpikir cepat .. Tadi sewaktu di motel, Pak Parno membenamkan wajahnya ke selangkanganku tanpa risah-risih. Kemudian dijilatinya vaginaku, kelentitku, lubang kemaluanku. Dia juga menelan cairan-cairan birahiku. Aku jadi ingat prinsip adil dan setara yang aku sebutkan di atas tadi.</p>
<p>Mestinya aku yaa.. nggak usah ragu-ragu untuk berlaku mengimbangi apa yang telah dilakukan Pak Parno padanya. Dia telah menjilati, menyedoti kemaluanku. Dan aku sangat menikmati jilatan dahsyatnya. Dan sekarang Pak Parno seakan menguji padaku. Bisakah aku bertindak adil dan setara juga pada dia. Aku membayangkan kontol itu di mulutku ..</p>
<p>&#8216;Dik Mar, sperma itu sehat lhoo, bersih, steril.. dan banyak vitaminnya. Itu dokter ahli lho yang ngomong. Cobalah, kontol Pak Parno ini pasti sedap kalau Dik Mar mengulumnya.. &#8216;, aku sepertinya mendengar sebuah permohonan.</p>
<p>Aku kasihan juga pada Pak Parno. Mungkin dia sudah mengharapkan sejak awal jalan bersama dari rumah tadi. Mungkin bahkan dia sudah mengharapkan jauh beberapa waktu yang lalu. Dan kini saat aku sudah berada disampingnya harapan itu nggak terkabul. Ah, aku jadi iba .. Kulihat kembali kontol indah Pak Parno. Yaa.. benar-benar indah..apa artinya indah itu .. Kalau memang itu indah ..sudah semestinya kalau aku menyukainya ..dan kalau aku menyukainya .. mestinya aku nggak jijik ataupun geli .. Dan lihat precum itu.. Juga indah khan, bening, murni, dan mungkin juga wangi ..dan asin .. Dan.. Banyak lho yang sangat menyukainya .., menjilatinya, meminumnya ..</p>
<p>Tahu-tahu aku sudah merunduk, mendekatkan wajahku, mendekatkan bibirku ke kontol Pak Parno yang indah itu. Dan tanpa banyak tanya lagi aku telah mengambil keputusan .. Ah,.. ujung lidahku kini menyentuh, menjilat dan merasakan lendir lembut dan bening milik Pak Parno. Yaahh .. asinnya yang begitu lembutt..<br />
&#8216;Dik Maarr .. Uhh enakk bangett sihh ..&#8217;, kepalaku dielus-elusnya. Dan dia sibakkan rambutku agar tidak menggangu keasyikanku. Dan selanjutnya dengan penuh semangat aku mengkulum kontol Pak Parno di mobil yang sempit itu. Kemudian Pak Parno sedikit memundurkan tempat duduknya.<br />
&#8216;Dik Marr .. Terus Dik Marr .. Kamu pinter banget siihh .. uuhh Dik Marr..&#8217;, aku terus memompa dengan lembut. Banyak kali aku mengeluarkan kepala itu dari mulutku.. Aku menjilati tepi-tepinya .. Pada pangkal kepala ada alur semacam cincin atau bingkai yang mengelilingi kepala itu. Dan sobekan lubang kencingnya itu .. kujilati habis-habisan ..<br />
&#8216;Marr.. enak bangett .. akau mau keluar nihh Dik Marr .. Aku mau keluar nihh ..&#8217;, aku tidak menghiraukan kata-katanya, mungkin maksudnya peringatan untukku, jangan sampai air maninya tumpah di mulutku. Dia masih khawatir bahwa mungkin aku belum bisa menerimanya.</p>
<p>Tetapi apa yang terjadi padaku kini sudah langsung berbalik 180 derajat. Rasanya justru aku kini yang merindukannya. Dan aku memang merindukannya. Aku pengin banget merasakan sperma seorang lelaki langsung tumpah dari kontolnya langsung ke mulutku. Dan lelaki itu adalah Pak Parno, yang bukan suamiku sendiri. Aku terus menjilati, menyedoti. Batangnya, pangkalnya, pelernya, sejauh bisa bibir atau lidahku meraihnya, disebabkan tempat yang sempit ini, semua bagian kontolnya itu aku rambah dengan mulutku.</p>
<p>Dan pengalaman pertama itu akhirnya hadir. Saat mulutku mengkulum batangan gede panjang milik Pak Parno itu, aku rasakan kembali ada kedutan besar dan kuat. Kedutan itu kemudian disusul dengan kedutan-kedutan berikutnya. Kalau yang aku rasakan di motel tadi kedutan-kedutan kontol Pak Parno dalam lubang vaginaku, sekarang hal itu aku rasakan di rongga mulutku. Kontol Pak Parno memuntahkan laharnya. Cairan, atau tepatnya lendir yang hangat panas nyemprot langit-langit rongga mulutku. Sperma Pak Parno tumpah memenuhi mulutku. Entah berapa kali kedutan tadi. Tetapi sperma dalam mulutku ini nggak sempat aku telan seluruhnya karena saking banyaknya.</p>
<p>Sperma Pak Parno berleleran di pipiku, daguku, bahkan juga ke kening dan rambut panjangku. Kontol Pak Parno masih berkedut-kedut saat kukeluarkan dari mulutku. Dan aku raih kembali untuk kuurut-urut agar semua sperma yang tersisa bisa terkuras keluar. Mulutku langsung menyedotinya. Sekali lagi, pengalaman pertama nyeleweng ini benar-benar memberiku daftar panjang hal-hal baru yang sangat sensasional bagiku. Dan aku makin merasa pasti, hal-hal itu nggak mungkin aku dapatkan dari Mas Adit, suamiku tercinta.</p>
<p>Sesuai rencana, aku diturunkan di Pasar Senen oleh Pak Parno. Sungguh aku keberatan untuk perpisahan ini. Kugenggam tangannya erat-erat, untuk menunjukkan betapa besarnya arti Pak Parno bagiku. Aku berjalan dengan gontai saat menuju toko kertas dekorasi itu.</p>
<p>Saat aku turun dari taksi sesampai di rumah, Mbak Surti nampak cemberut. Aku biarkan. Pada temen yang lain aku bilang banyak bahan yang aku cari stoknya habis sehingga aku menunggu cukup lama. Di ujung jalan sana kulihat mobil Kijang Pak Parno. Mungkin sudah lama lebih dahulu nyampai di kompleks. Orang-orang pemasang tenda dan pengatur sound system sudah mulai melaksanakan tugasnya. 2 jam lagi acara akan dimulai.</p>
<p>Aku pamit pulang sebentar, untuk menengok rumah. Mas Adit belum pulang. Aku mandi lagi sambil mengenang peristiwa indah yang kualami sekitar 2,5 jam yang lalu. Saat sabunku menyentuh kemaluanku, masih tersisa rasa pedih pada bibirnya. Mungkin jembut Pak Parno tersangkut saat kontolnya keluar masuk menembus memekku. Dan itu biasanya menimbulkan luka kecil yang terasa pedih pada bibir vaginaku saat terkena sabun seperti ini.</p>
<p>T A M A T </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritadewasa.koranbugil.com/selikuh-dengan-bapak-ketua-rt-tamat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Istriku Ngidam Threesome Trisome</title>
		<link>http://ceritadewasa.koranbugil.com/istriku-ngidam-threesome-trisome.html</link>
		<comments>http://ceritadewasa.koranbugil.com/istriku-ngidam-threesome-trisome.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 May 2010 16:28:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bugil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Dewasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritadewasa.koranbugil.com/istriku-ngidam-threesome-trisome.html</guid>
		<description><![CDATA[Sudah 3 tahun aku menunggu akhirnya istriku hamil juga. Hasil pemeriksaan dokter dia sudah terlambat 2 bulan, dan dinyatakan bahwa istriku sehat, kehamilannya juga tidak ada masalah.
Karena ini kehamilan pertama otomatis istriku yang cantik, mungil ini sangat manja, belum waktunya ngidam dia sudah minta yang aneh aneh, kemarin dia minta kelapa muda yang harus aku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah 3 tahun aku menunggu akhirnya istriku hamil juga. Hasil pemeriksaan dokter dia sudah terlambat 2 bulan, dan dinyatakan bahwa istriku sehat, kehamilannya juga tidak ada masalah.</p>
<p>Karena ini kehamilan pertama otomatis istriku yang cantik, mungil ini sangat manja, belum waktunya ngidam dia sudah minta yang aneh aneh, kemarin dia minta kelapa muda yang harus aku ambil sendiri di pohonnya?what !! tapi demi istri tersayang aku mau juga belajar memanjat, tentu saja memakai tali pengaman.</p>
<p>Tetapi permintaan kali ini membuat aku terperanjat dan bingung bagaimana memenuhinya. Ketika kami asyik tiduran di kamar tiba tiba istriku bicara pelan : ? Mas sebenarnya aku ngidam sesuatu yang agak aneh mas?tapi takut ngomong sama mas. Pasti marah?tapi nggak tahu aku pusing banget, ngidam yang satu ini kayaknya harus bisa jadi beneran ..?</p>
<p>?Ngidam apa sih sayang?kalo bisa aku cari ya tentulah aku cari..? Kataku sambil baca koran.</p>
<p>? Bener nih gak marah..? tapi aku sebenarnya gak mau tapi entah sampe terbawa mimpi mas. Aneh banget. Aku ngidam ini mas&#8230;? Rini istriku menyodorkan cakram dvd. ? Hmmm apa nih ma ? hehehehehe jadi pengen bercinta nih ? kalo ngidam begini gampang&#8230;mas sekarangpun ok ok aja&#8230;.? Kataku senyum senyum sambil menyalakan film XXX tersebut di player. Rupanya film tentang cewek disetubuhi rame rame.</p>
<p>?Wah masa pengen bercinta rame rame begini?wah kamu bisa aja ? Kataku sambil asyik nonton film horny tersebut.<br />
<span id="more-89"></span><br />
Sambil tertunduk istriku berkata pelan : ?itu masalahnya?aku sering mimpi disetubuhi sama cowok cowok ganteng yang berbatang besar gitu mas?aneh ya..apa aku ini sudah gila tapi setiap aku tidur, mimpi itu langsung berputar di kepalaku.?</p>
<p>Sungguh aku terkejut bukan main. Ini tidak main main..ngidam model apa ini ?!<br />
? Nggak ah !! gimana sih kamu?jangan bercanda Rin?? Teriakku marah marah.</p>
<p>Istriku menundukkan kepalanya sambil menangis. ? Habis?aku memang kepengen?gimana hayo??</p>
<p>Permintaannya memang gila dan bikin pusing kepala, sengaja 2 minggu ini aku biarkan. Akibatnya dia menangis tiap malam, aku sama sekali tidak diajak bicara.<br />
Aku benar2 penasaran sebenar yang dia inginkan detailnya bagaimana sih. ? Dik&#8230;ok ok&#8230;gini gini&#8230;sebenarnya kamu inginnya bagaimana sih sayang ? hmmm&#8230;.?</p>
<p>Sambil masih menangis istriku berbicara tersendat sendat <img src='http://ceritadewasa.koranbugil.com/wp-includes/images/smilies/icon_confused.gif' alt=':?' class='wp-smiley' />  aku sebenarnya Cuma ingin di gosok gosok aja kok mas, gak masuk beneran, Cuma penasaran aja gimana rasanya..bener gak masuk dan lagi kan dia nanti pake kondom. Dia nanti juga gak meluk Rini.. boleh ya mas&#8230;? Istriku kembali menangis.</p>
<p>Kepalaku benar benar pusing.Jelas aku tidak terima istriku disetubuhi laki laki lain, gila apa&#8230;!! Memang sih tidak sampai masuk, tapi kan nempel juga..<br />
Terpikir olehku mending aku cerai saja, tapi menceraikan istri ketika hamil jelas jelas gak bener juga.</p>
<p>Andi temanku yang juga temannya Rini mengerti kesulitanku. ? Ron, itu memang permintaan gila, eh sorry aku gak bilang istrimu gila&#8230;tapi itu permintaan yang lain dari pada yang lain.?</p>
<p>Terus aku harus gimana Ndi ? masa aku harus carikan gigolo ? wah..gila apa !!?<br />
Emosiku meledak ledak. ? Atau kamu mau bantu Ndi ?&#8230;aku tahu kamu bersih tapi aaahhhh gila, aku gak bisa melihat istriku disetubuhi orang lain.?<br />
?Tenang Ron, kan gak bercinta beneran, cuma nempel doang&#8230;mungkin gak terlalu parah sih&#8230;dan pake kondom lagi, cukup aman. Mungkin istrimu cuma ingin merasakan gosokan di klitorisnya.? Andi berusaha meredam kemarahanku.</p>
<p>Beberapa hari aku tidak bisa tidur, akhirnya aku bulatkan tekadku, ok lah gak papa, semoga itu hanya keinginan di depan aja, nggak bener bener. Aku tahu karakter Rini, dia memang menggebu gebu di depan tapi kalau di seriusin biasanya gak jadi, semoga saja.</p>
<p>?Dik&#8230;ok kita carikan cowok yang bersih ya..trus harus berapa orang ? satu aja kan ? hah tiga ?!! kita coba 1 orang dulu aja gimana ? ok ? ok dua orang aja Kataku berusaha merayu.</p>
<p>Rini bersikeras minta 3 orang..ini membuatku pusing tujuh keliling. 3 orang tidak main main. Aku kawatir berpengaruh di kehamilannya, kalo keguguran gimana ?<br />
Selain itu dia kan belum pernah mencoba bercinta dengan lebih dari satu orang atau apa itu namanya ? threesome ? dan sebangsanya..</p>
<p>Karena aku tidak bisa mencarikan aku serahkan sendiri ke Rini untuk mencari. Aku menyerah&#8230;terserah dialah..asalkan dia harus yakin kalo cowok cowok itu bersih..selain itu aku yakin dia Cuma ingin di depan aja, nggak bakalan beneran.<br />
Semula dia tidak mau, alasannya dimana dan bagaimana mencarinya.</p>
<p>3 hari berlalu, aku tiduran sambil mengelus elus perutnya yang masih belum kelihatan hamilnya, Rini berkata pelan <img src='http://ceritadewasa.koranbugil.com/wp-includes/images/smilies/icon_confused.gif' alt=':?' class='wp-smiley' />  Mas&#8230;aku sudah dapat..aku ajak si Andi, sama Anton aja, mas kan juga kenal kan ?</p>
<p>Lho&#8230;aku kapan itu sempat minta tolong Andi, dia gak enak katanya, tapi kalo dia bisa bantu ya gak papa, aku lumayan percaya sama dia, tapi kamu bener bener gak masuk kan ? aku terus terang sangat keberatan kalo terjadi coitus. Cuma gesek gesek aja kan ?? Rini menggangguk angguk kan kepalanya ? Cuma gesek gesek klitoris aja tapi sampe aku orgasme ya mas.</p>
<p>Malam harinya aku diskusi dengan Andi dan Anton <img src='http://ceritadewasa.koranbugil.com/wp-includes/images/smilies/icon_confused.gif' alt=':?' class='wp-smiley' />  Aku hanya membantu saja Ron, jangan kuatir, gak bakalan masuk, aku hanya menggesekkan batangku saja, Anton juga sudah setuju dengan rencanaku.? Kata Andi.</p>
<p>Segera aku siapkan tempat tidur, rencananya aku hanya duduk di sebelahnya selama Rini dirangsang. Semoga saja tidak terjadi hal hal yang tidak aku inginkan, sungguh aku berharap ketika cowok cowok ini sudah siap, Rini membatalkan rencananya.</p>
<p>Rini muncul dengan memakai black lingerie dari La Zenza. Puting susunya yang merah muda membayang di balik bra tipis, Sementara stocking hitamnya yang berenda menempel lekat di pahanya yang mulus. Ahhh istriku memang cantik&#8230;.dadaku bergemuruh karena cemburu.</p>
<p>Andi dan Anton terpaku menatap istriku, mereka tampak sungkan dihadapanku. ? OK lalu aku harus bagaimana ? ? Tanyaku memecah kebekuan.</p>
<p>? ummmm&#8230;umm, kalo bisa mas jangan disini dong..aku malu, gimana kalo mas di kamar sebelah aja. Aku gak lama kok&#8230;kan cuma menggesek gesek aja gak lebih&#8230;.kata istriku. ? Dan lagi nanti mas kan bisa melihat dari video yang mas buat.</p>
<p>? Nanti aku akan bener bener jaga Ron..? Kata Anton pelan.<br />
Aku letakkan camera video di meja sebelah tempat tidur. Kemudian sambil berjalan ragu aku berlalu ke kamar sebelah. Sekilas aku melihat Anton menurunkan celana panjangnya.</p>
<p>Di kamar sebelah aku tiduran di tempat tidur dengan gelisah, 5 menit berlalu, aku mendengar suara lirih rintihan istriku yang berulang ulang. 10 menit berlalu&#8230;..<br />
Kemudian terdengar derakan tempat tidur yang bergoyang goyang, sedikit terdengar jeritan istriku&#8230;mungkin dia orgasme..<br />
Ahh.. hatiku dibakar cemburu yang luar biasa. Kupukul dinding berkali kali karena aku menyesal mengapa menyetujui keinginan istriku. Sungguh bodoh&#8230;!!<br />
20 menit berlalu&#8230;.mengapa mereka lama sekali ? kembali terdengar rintihan dan jeritan panjang istriku. Derakan tempat tidur terdengar bertambah keras.<br />
30 menit&#8230;aku tambah gelisah..mengapa lama sekali&#8230;45 menit&#8230;<br />
Tiba tiba pintu kamarku terbuka, Rini berjalan pelan masuk menyerahkan camera video. Tali lingerie yang kiri terlihat putus sehingga buah dadanya yang ranum menyembul keluar.<br />
? Mas lihatnya nanti aja ya setelah Andi dan Anton pulang&#8230;takut kalo mas marah. Nanti malah ribut&#8230;? Rini berkata pelan sambil menyeka keringat di lehernya.</p>
<p>Aku lihat Anton dan Andi masih menarik celananya ke atas. Di lantai aku lihat 2 kondom terisi penuh sprema Hhhh&#8230;aku menghela nafas&#8230;kalau mereka sampai ejakulasi tentu tidak hanya sekedar menggosok klitoris&#8230;<br />
?Ron&#8230;eeee..tadi..eeee maksudku begini&#8230;eeee? Anton tampak kikuk menjelaskan.<br />
? Ok&#8230;ok&#8230;kalian pulanglah&#8230;tidak perlu dijelaskan, aku bisa lihat dari filem ini kan ? thanks sudah merepotkan. Kataku dengan berjalan menuju televisi. Aku tidak sabar ingin segera menontonnya.</p>
<p>Setelah mereka keluar dan Rini menutup pintu depan, dia berjalan dan duduk disampingku sambil berbisik ,? Mas nanti jangan marah ya&#8230;mungkin adegannya agak berlebihan&#8230; tapi dilihat aja dulu mas&#8230;?</p>
<p>Aku diam saja sambil menyalakan TV. Adegan dimulai dengan Anton dan Andi melepas celana panjangnya. Terlihat istriku duduk di tempat tidur. ? ok sekarang kita harus bagaimana Rin ?? Suara Anton terdengar tidak terlalu jelas.</p>
<p>?ummm kalian tiduran aja, nanti aku duduk diatas kalian, gak papa kan ? tapi kalian diam aja lho tangan kalian jangan lari kemana mana&#8230;eh jangan lupa pake kondomnya&#8230;? Anton mulai rebahan di tempat tidur sementara Rini istriku perlahan mulai menaiki tubuh Anton. Hmmm aku yakin Anton terangsang berat, terlihat batangnya sudah menjulang tinggi padahal masih belum apa apa.</p>
<p>Sekilas Rini memandang camera, kemudian dengan posisi woman on top , tubuhnya perlahan bergoyang maju mundur. Andi duduk terdiam sambil memandang istriku.</p>
<p>Dadaku bergemuruh, tubuhku menggigil melihat istriku memejamkan matanya, aku cemburu karena Rini berusaha mencari kenikmatan dengan batang Anton. Goyangan Rini bertambah cepat dengan diiringi suara rintihan pendek pendek. ? Andi kamu siap siap dong?? Bisik istriku.<br />
Kemudian tubuh istriku berpindah ke atas tubuh Andi. Terlihat batang andi sangat besar, lebih besar dari milikku. Kembali Rini bergoyang di atas batang Andi, kali lebih cepat. Rintihan dari mulutnya makin keras. ? aaahhh nikmat mas?maaf ya mas?aaah nikmat mas?<br />
Tampaknya Anton dan Andi turut terangsang, tangannya mulai bergentayangan ke payudara istriku yang bergoyang indah, berulang kali Rini menepisnya. Kali ini Andi turut menggerakkan tubuhnya naik turun. Kurang ajar?aku khawatir batang Andi masuk ke dalam vagina istriku.<br />
Tubuh Rini makin bergetar. Lenguhannya makin keras. Rintihan histerisnya membuat diriku gemetar. Rini mengayunkan tubuhnya ke depan dan kebelakang menyebabkan rambut panjangnya terlempar kesana kemari. Gerakan tubuhnya makin liar.</p>
<p>Tiba tiba kulihat jemari Rini mengarah ke sela sela pahanya, rupanya dia ingin menggenggam batang milik Andi. Sesuatu kejadian yang tak kuduga terlihat didepan layar. Rini memasukkan batang Andi ke dalam vaginanya !!?</p>
<p>? Ohhh..aku nggak kuat ?please aku gak kuat?masuk ya?? Rini merintih.<br />
? Ahhh jangan Rin..jangan ! ? Andi berusaha melarang tetapi nafsu mengalahkan suaranya. Dan batang besar Andi perlahan memasuk vagina istriku yang licin merekah. Wajah Andi tampak kebingungan dengan berkali kali menghadap ke camera seakan minta maaf bahwa itu bukan kehendaknya.</p>
<p>Aku panik melihat apa yang ada didepan layar, sementara Rini istriku tertunduk merasa bersalah disebelahku. ? Rin?kenapa harus masuk Rin?kamu sendiri yang janji untuk tidak coitus? gimana sih Rin?</p>
<p>Aku kembali melihat ke layar. Batang Andi yang besar tampak keluar masuk dengan cepat. Sesungguhnya meskipun hatiku cemburu tapi pemandangan didepanku sangat menggairahkan. Lekuk tubuh istriku benar benar sexy dan menggairahkan. Gerakan Rini yang naik turun menyebabkan tempat tidur berderak derak. Rupanya ini yang tadi terdengar dari sebelah.</p>
<p>? Andi?kurang cepat?aaahhh lebih dalam dong.. aakhh??Tangan Rini meremas kuat sprei. Anton yang ada disampingnya berdiri dan sepertinya berbisik ke istriku. Yang kulihat istriku hanya mengangguk angguk.</p>
<p>Anton berjalan mengambil kondom di meja rias kemudian perlahan berjalan ke belakang istriku. Andi masih sibuk memompa, sementara Rini lemas merebahkan tubuhnya ke dada Andi. Dengan tenang Anton mengolesi anus istriku dengan pelicin. Apa yang akan dia lakukan ?</p>
<p>Perlahan Anton mengarahkan batangnya ke anus istriku, sambil meremas pinggul dan pantat, dia tekan batangnya memasuki anus istriku. Gila !! aku benar benar shock melihat ini. Kulihat Rini sama sekali tidak protes bahkan wajahnya tampak menikmati. ? Aaaaa?pelan?sakit..!!&#8230;pelan pelan ??<br />
Dalam sekejap batang Anton yang tidak terlalu besar sudah masuk semua sampai ke pangkalnya. Tak lama kemudian batang Andi dan Anton bergerak mempompa bergantian.</p>
<p>Rintihan Rini makin keras, lenguhan panjang dan pendek membuat kedua laki laki itu bertambah cepat bergantian mengayunkan batangnya. Vagina istriku mencengkeram erat setiap hentakan dan tarikan batang ANdi. Sementara Anton berulang kali menepuk pantat istriku&#8230;sangat menggairahkan !</p>
<p>Aku terpesona melihat kondisi istriku saat itu. Disebelahku Rini pun terpaku melihat dirinya sendiri di layar TV. Derakan tempat tidur semakin cepat bergantian dengan jeritan pendek istriku, menahan kenikmatan. Rini mengimbangi pompaan dua pria itu dengan goyangan dan geliat pinggulnya.</p>
<p>Rini benar-benar mengerahkan seluruh tenaganya untuk menggapai kepuasannya. Bermenit-menit telah lewat, gerakan mereka tidak nampak mengendor. Aku yakin Rini mendapatkan multi orgasme. Mungkin orgasme beruntun yang sangat panjang. Dan dia belum akan berhenti. Kepalaku makin lama makin pusing melihat layar. Semuanya terasa bergoyang.</p>
<p>Dalam keadaan telanjang dan mengkilat karena keringatnya, istriku menggelinjang, menciumi dada berbulu Andi. Sungguh sebuah pemandangan yang sangat mendebarkan dan amat erotis. Tidak heran dengan cepat Anton dan Andi mengalami ejakulasi?? Rinnnn?aku keluar.!! ? TEriak Anton. Dengan cepat Andi mengikuti ? Aku jugaaaa!!!? Andi tidak mau kalah.</p>
<p>Tak lama kemudian kedua laki laki itu menggelepar di sebelah istriku. Dada istriku naik turun menahan nafasnya yang memburu. ? Andi?tolong masukkan lagi please?aku belum puas?</p>
<p>Andi bangkit kembali?hmmm rupanya dia masih kuat. ? Lepas kondomnya Di..gak usah pake&#8230;panas..ayo cepet ! ?<br />
Aku terkejut, bagaimana mungkin istriku mengijinkan Andi menyetubuhinya tanpa kondom. Dengan segera Andi menghunjamkan batang raksasanya ke vagina istriku dalam dalam. Mataku mendadak kabur&#8230;</p>
<p>Aku memandang Rini disebelahku&#8230;,? Dek&#8230;sebenarnya kamu ini nyidam apa enggak sih ? kok jadi begini ceritanya ? ?</p>
<p>Rini masih tertunduk,? Maaf mas&#8230;maafkan aku&#8230;sebenarnya dulu sebelum menikah dengan mas, kami sudah sering main bertiga.?.Bisiknya.</p>
<p>Aku melihat kembali ke layar kaca kembali, tampak sekarang Anton memuncratkan spermanya ke mulut istriku. Kepalaku tambah pusing.<br />
Jadi selama ini kalian berakting didepanku ? Ok Ok sekarang panggil mereka&#8230;cepat panggil mereka lagi !! jadi adek nggak nyidam kan sebenarnya ?! &#8230;aku mau kalian bercinta lagi di depanku ! langsung ! tapi aku juga ikutan main !! ? Teriakku ke istriku.</p>
<p>? Kita main ber empat ok ?! Dan aku mau nonstop sampe pagi ! Sekaraang !?<br />
Istriku memandangku dengan takut?kemudian perlahan mengangkat HPnya.</p>
<p>Kepalaku rasanya ingin pecah. Jadi istriku selama ini selalu bercinta bertiga dengan mereka ? kenapa aku tidak curiga selama ini ? seharusnya aku sudah curiga ketika Rini sudah tidak perawan di malam pertama. Seharusnya aku curiga ketika Andi dan Anton bersedia mengantarkan istriku ke Surabaya kapan itu. Aaaaaarrrgghhhh !!!! sungguh bodoh diriku !!!<br />
emperorsex is offline Add to emperorsex&#8217;s Reputation Report Post   	Reply With Quote</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritadewasa.koranbugil.com/istriku-ngidam-threesome-trisome.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kuperkosa pasienku maria</title>
		<link>http://ceritadewasa.koranbugil.com/kuperkosa-pasienku-maria.html</link>
		<comments>http://ceritadewasa.koranbugil.com/kuperkosa-pasienku-maria.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 May 2010 13:32:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bugil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Telanjang]]></category>
		<category><![CDATA[darah perawan]]></category>
		<category><![CDATA[Perawan]]></category>
		<category><![CDATA[perkosa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritadewasa.koranbugil.com/kuperkosa-pasienku-maria.html</guid>
		<description><![CDATA[Kuperkosa maria Sebut saja namaku dimas, seorang pemuda yang lahir 28 tahun yang lalu di sebuah desa di lereng gunung lawu jawa tengah, tawang mangu tepatnya aku dilahirkan dari sebuah keluarga petani sayur yang bisa dibilang terpandang di kampungku. Hal tersebut terjadi karena orangtuaku adalah pemilik mayoritas tanah di lereng gunung yang dingin itu.
Selepas menamatkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kuperkosa maria Sebut saja namaku dimas, seorang pemuda yang lahir 28 tahun yang lalu di sebuah desa di lereng gunung lawu jawa tengah, tawang mangu tepatnya aku dilahirkan dari sebuah keluarga petani sayur yang bisa dibilang terpandang di kampungku. Hal tersebut terjadi karena orangtuaku adalah pemilik mayoritas tanah di lereng gunung yang dingin itu.</p>
<p>Selepas menamatkan pendidikanku di mts (setara smu) di sekitar tempat tinggalku, kulanjutkan pendidikanku ke ungaran di sebuah sekolah kesehatan ternama di kota itu, sesuai cita citaku untuk mengabdikan hidupku untuk membantu sesama, terutama kaum menengah kebawah seperti penduduk di kampong tempat tinggalku.</p>
<p>Empat tahun sudah aku menjalani pendidikan di sekolah tersebut yang kulalui dengan sungguh sungguh, berharap dapat lulus dengan nilai yang memuaskan, sehingga dapat dengan mudah mendapatkan pekerjaan sesuai yang aku harapkan.<span id="more-87"></span></p>
<p>Sudah tiga tahun aku lulus dari sekolah kesehatan, dan selama itu pula aku bekerja di sebuah rumah sakit di semarang. Karena pada saat aku lulus dengan peringkat ke tujuh dari 500 siswa, rumahsakit tempat aku magang dahulu langsung merekomendasikan aku ntuk menjadi karyawannya, walaupun masih phl (petugas harian lepas) tapi aku sangat bersyukur waktu itu.</p>
<p>Dua tahun kemudian aku diangkat sebagai pegawai negeri dan di tempatkan di sebuah rumah sakit jiwa yang masih berada di wilayah semarang. Seketika pada saat aku menerima skep pengangkatanku di rumah sakit jiwa aku menyesal. Apa yang harus ku perbuat dengan orang orang yang menderita gangguan jiwa disana, bisa bisa aku malah ikutan jadi gila. Singkat kata kujalani saja pekerjaanku dengan penuh rasa tanggung jawab dan dedikasi hingga saat ini menginjak tahun ke dua.</p>
<p>Siang itu giliranku piket jaga untuk 24 jam kedepan, sekira jam sepuluh pagi telepon di ruang piket berdering, setelah kuangkat ada permintaan penjemputan seorang pasien yang diduga menderita gangguan jiwa. Dari permintaan seseorang diseberang alat telepon yang mengaku anggota kepolisian meminta pihak rumah sakit menyediakan peralatan untuk menenangkan dan membawa pasien ke rumah sakit. Beberapa saat setelah melakukan procedural pelaksanaan tugas kami bergegas menuju lokasi di sebuah kota di daerah magelang.</p>
<p>Dari informasi sementara dari yang kami terima, calon pasien kami adalah seorang remaja putri berusia dua puluh dua tahun yang menderita gangguan jiwa dengan dugaan sementara karena telah direnggut kegadisannya oleh kekasihnya yang kini sirna entah kemana.</p>
<p>Sampai dilokasi kami langsung disambut oleh isak tangis keluarga yang memohon kesembuhan bagi putrinya. Dari keterangan petugas kepolisian dan dari orang tua pasien maria telah menjalin hubungan dengan andi yang kini pergi setelah berhasil menggagahi putrinya, walau kemungkinan kehamilan itu belum jelas namun trauma yang diderita maria seorang gadis dengan kulit putih dan badan yang montok itu sedemikian berat, sehingga dalam sakitnya dia mengancam semua orang yang mendekatinya karena khawatir akan memutuskan hubungannya dengan andi pacarnya.</p>
<p>“Tolong sembuhkan anak kami pak” sepatah kata yang terlontar dari mulut seorang ibu disela isak tangisnya.</p>
<p>Setelah melakukan pengamatan, saya dan satu rekan saya bambang memutuskan untuk memberikan suntikan penenang kepada maria demi kemudahan perjalanan kami, dan setelah mendapatkan persetujuan dari keluarga persiapan tindakan kami lakukan. Aku mengeluarkan satu ampule deazepamp dan spetnya sedangkan bambang dengan senyum ramah berusaha mendekati maria yang dari tadi terus memluk bantal sambil memanggil nama andi.</p>
<p>Dengan cepat bambang menindih tubuh maria dan menarik tangan kanannya ke sisi untuk memberikan ruang bagiku untuk menyuntikkan obat penenang ke nadi maria. Lima belas detik kemudian usaha maria untuk meronta melepaskan pegangan bambang pun melemah dan ……………. Dia tertidur dalam pengaruh obat penenang. Berdua kami menggendong tubuh maria yang kini lemas ke dalam mobil khusus expedisi pasien. Kami baringkan maria di bagian belakan kendaraan dan kami kunci pintu nya dari luar.</p>
<p>“ada yang mau ikut mengantar?” tanyaku kepada keluarga ketika akan meninggalkan rumah maria.<br />
“iya pak, tapi kami pakai mobil sendiri karena nanti sore kami harus kembali kesini” jawab ayah maria.</p>
<p>Rombongan mobil berjalan beriringan dengan mobil kami berada di posisi paling depan. Dalam perjalanan sesekali aku harus mengontrol kondisi maria karena khawatir kalau pengaruh obat penenang itu pudar walaupun sebenarnya sudah kupersiapkan untuk lima jam perjalanan. Ketika kulakukan pengecekan, terlintas dalam benakku ternyata maria adalah gadis yang cantik. Dengan rambut lurus sebahu, tinggi badan tak kurang dari 160 cm ditambah badan yang montok. Benar benar gadis yang cantik, bisikku.</p>
<p>“mbang, pasien kita cantik lho mbang” kataku kepada bambang yang sibuk mengendalikan kemudi.<br />
“iya, tapi sayang gila” jawabnya tanpa ekspresi sedikitpun.</p>
<p>Hm………… sejenak kunikmati ayu wajah maria, ingin rasanya kuremas buah dada montok yang menyembul dari kaos putih yang dikenakan maria. “lho kan ni mobil kan nggak ada jendela” so nggak mungkin orang diluar melihat yang aku lakukan. Sedangkan bambang, silahkan aja mainin kemudi.</p>
<p>Iseng kuraba buah dada maria yang terlihat menantang dibalik tulisan spice girl di kaos ketatnya. Maria diam saja ketika jari ku mulai menjelajah ke vagina mungil yang dibalut celana jeans hitam, hanya kepala dan badannya yang bergoyang – goyang karena gerakan kendaraan. Benar benar useless ni cewek, membuatku semakin tak bisa menahan diri. Kurubah posisi tangan maria ke atas kepala dan mengikatkannya kepada besi pengait yang ada di atas dragbar, kutarik keatas kaos putihnya sehingga nampaklah sepasang buah dada nan indah menyembul dari balik kaos itu. Kukulum dan kuhisap putingnya, kumainkan dengan penuh nafsu dan maria tetap terlelap dalam pengaruh obat penenang.</p>
<p>Kulepaskan perlahan kancing dan dengan hati hati kuturunkan celana nya, ampun…. Terpampang dihadapan ku sebuah pemandangan yang selama ini hanya ada dalam benakku, kemaluannya sungguh indah dengan bulu halus menghiasi atasnya. Kujilati dan kuhisap klitoritsnya sambil kedua tanganku memainkan putting merah maria yang kini mulai agak mengeras. Sedikit lenguhan keluar dari mulut mungil maria ketika kujulurkan lidahku memasuki liang kemaluannya.</p>
<p>Sejenak aku takut dengan tindakanku, tapi toh maria kan udah nggak perawan minimal itu keterangan dari orang tua dan pihak kepolisian. Jadi “it’s ok babe” kuturuti nafsuku yang kini sudah ada di ubun ubun, kubuka rest luiting celana seragamku dan kukeluarkan batang kemaluanku yang kini sudah mengeras. Kuangkat sedikit tubuh maria sehingga kepalanya mendongak keatas, kubuka mulutnya dan sangat kunikmati hangatnya mulut maria ketika batang penisku masuk ke dalam mulutnya. Dengan mata yang masih terpejam maria seakan menikmati juga kerasnya kemaluanku di dalam mulutnya.</p>
<p>Puas melakukan oral di mulut maria, kini tujuan utamaku adalah kemaluannya yang indah. Kuambil posisi sejajar dengan maria dan dengan perlahan kudorong masuk kepala penis ke dalam vagina maria. Agak susah, mungkin karena baru beberapa kali aja di menerima tamu penis laki laki. Uh…… maria melenguh dengan sedikit mengangkat kepala, namun kembali dia terlelap dalam buai deazepamp. Kutarik sedikit penisku dan kembali kudorong dengan tekanan yang lebih kuat, kuulang beberapa kali dan akhirnya lancer juga walau agak sesak.</p>
<p>Dengan penuh nafsu yang meracuniku telah kucumbu kujilat dan kusetubuhi pasien ku dalam keadaan tak sadarkan diri. Dan aku tak menyesal, hinggak akhirnya aku mencapai klimaks dan kubuang seluruh spermaku diatas tubuh maria yang masih tergolek tak berdaya.</p>
<p>Setelah merapikan pakaianku sendiri, kukenakan kembali pakaian yang dikenakan maria mulai dari celana calam, jeans dan terakhir kaos putihnya setelah sebelumnya kubersihkan tubuhnya dengan cairan alcohol (biar bau sperma hilang). Ketika aku kembali duduk di bangku depan kendaraan kami sudah sampai semarang.</p>
<p>Hh……………. Hampir sampai, bisikku.<br />
“gimana ? cantik” Tanya bambang mengagetkanku.<br />
“yup” jawabku singkat.</p>
<p>Tapi aku sudah punya rencana untuk pasienku yang satu ini. Tunggu saja kelanjutannya dalam ceritaku selanjutnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritadewasa.koranbugil.com/kuperkosa-pasienku-maria.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tina mahasiswi Gila Seks</title>
		<link>http://ceritadewasa.koranbugil.com/tina-mahasiswi-gila-seks.html</link>
		<comments>http://ceritadewasa.koranbugil.com/tina-mahasiswi-gila-seks.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 May 2010 01:26:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bugil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[Gila seks]]></category>
		<category><![CDATA[pesta seks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritadewasa.koranbugil.com/?p=85</guid>
		<description><![CDATA[Tia Mahasiswi Gila Seks.
Cerita ini berkisah tentang pengalamanku dengan seorang mahasiswi desain yang kebetulan menjadi tetangga kosanku. Oya Namaku adalah wawan, berumur 23 tahun, aku mempunyai tubuh yang atletis sehingga banyak cewe? yang ingin jadi pacarku, namun aku belum mau terikat sama pacar, aku masih mau bebas menikmati masa muda…statusku adalah mahasiswa disalah-satu PTN dikotaku. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tia Mahasiswi Gila Seks.<br />
Cerita ini berkisah tentang pengalamanku dengan seorang mahasiswi desain yang kebetulan menjadi tetangga kosanku. Oya Namaku adalah wawan, berumur 23 tahun, aku mempunyai tubuh yang atletis sehingga banyak cewe? yang ingin jadi pacarku, namun aku belum mau terikat sama pacar, aku masih mau bebas menikmati masa muda…statusku adalah mahasiswa disalah-satu PTN dikotaku. Hari ini adalah hari senin, jadwal kampusku padat sekali sehingga pagi-pagi aku sudah bangun dan bersiap kekampus, o-i-a aku tinggal in the kost…tempat kost ku dilantai 1 sementara dilantai dua adalah tempat kost cewe?.. selesai mandi aku langsung berpakaian kemudian ngopi sambil merokok. Ketika aku sedang nongkrong didepan kamarku turun seoarang laki-laki dari lantai dua, dia tidak menegurku dan langsung lewat didepanku begitu saja..dalam hatiku berkata ?sombong banget nih cowo?..?pasti habis ambil jatah ama tia?… Yang lewat tadi adalah pacarnya tia, cewe? yang ngekost diatas..tia memang cantik..tinggi, putih dan bodynya padat..pagi itu aku gue langsung konak ingat tia, sempat terlintas untuk ML dengannya. Sesampainya di kampus Erik langsung menghampiriku, erik adalah teman seperjuanganku, biasa dalam hal berburu kenikmatan sesaat, ?wan, gimana kalau ntar malam kita berburu lagi, udah lama nih nggak pernah diasah? erik berkata sambil tersenyum, ?akh aku lagi ada proyek rik, nanti aja klu sdh selesai, baru kita berburu lagi, tempatnya terserah kamu deh? balasku sambil berlalu.. Sebenarnya aku masih kepikiran sama Tia…maka akupun menyusun rencana untuk ntar malam.. Untuk diketahui sebenarnya keinginan untuk ML itu nggak muncul begitu saja, ini karena kejadian beberapa malam yang lalu, saat itu suasana tempat kost lagi sunyi, akupun iseng naik ke lantai dua untuk minjam buku, sesampainya di depan kamar tia, terdengar eluhan-eluhan nikmat…nalurikupun segera menuntun untuk melihat yang terjadi di dalam, kebetulan sedikit ada celah di balik kaca nako jendelanya..wah ternyata si Tia lagi dientot ama pacarnya? sehingga niatku untuk meminjam buku tidak jadi. Malam harinya aku pun menyusun rencana…… Malam itu kira-kira pukul 9 malam suasana di kostku lagi sepi, orang disamping kamarku lagi keluar cari tugas diwarnet. Aku pun berfikir inilah saatnya untuk bercinta sama tia..otakku sudah dditutupi oleh nafsu birahi yang tinggi.. Akupun naik keatas kekamar tia, kebetulan kamarnya terbuka, kulihat tia sedang mengerjakan tugas, dia terlihat seksi menggunakan sarung bali dan tanktop. ?Hi..lagi ngapain nih?? tanyaku.. ?biasa kerja tugas, kenapa wan lu mau minjam buku lagi..? ?nggak..gue cuman bete dibawah kaga ada orang makanya gue naik..nggak mengganggu kan?? ?nggak kok, kebetulan nih gue lagi bikin tugas di corel, lu bantuin gue ya, lu kan jago corel..? ?beres bos..?jawabku ?mana yang lainnya kok sepi banget? ?yeny ada tuh dikamarnya sama cowo?nya,, kayanya lagi asyik..? jawab tia sambil tersenyum ?eh gimana bikin lay out iklan yang baguswan, lu ajarin gue donk? Akupun mengambil alih komputer sehingga tia kini duduk dibelakangku.. ?Wan lu bikinin yang meriah iklannya ya. Kalo bisa ini warnanya lu rubah biar kontras? sambil tia menujuk pada monitor sehingga toketnya menempel di punggungku.. ?beres bos..? konsentrasi kupun hilang..yang ada hanya nafsu sementara senjataku sudah mulai tegang…akupun mulai merencanakan sesuatu.. ?tia tutup donk pintunya dingin banget nih ntar gue sakit tipes lagi gara-gara batuin lu.? ?Ga usah deh wan..ga enak masa kita berdua dalam kamar..lu kan bukan pacar gue..? ?makanya lu jangan berfikiran kotor terus donk, masa lu ngga percaya ama gue, emangnya lu mau gue apain???? ?oke deh, tapi lu jangan macem-macem ya, just kerjain tugas gue tuh..? Tia pun menutup pintu kamarnya, kemudian duduk kembali disampingku. Nyali ku agak ciut karena ternyata tia bukan cewe? gampangan baru disuruh tutup pintu aja susah banget gimana kalo gue suruh buka baju bisa teriak nanti. Aku pun berencana mengurungkan niat ku karena takut kalo nanti tia teriak.. Kukerjakan tugasnya sementara sesekali tia menunjuk monitar jika ada yang salah dan toketnya menempel dipunggungku.. Waktu sudah pukul 10 malam nampaknya tia sudah mulai ngantuk di pun menyandarkan kepalanya dibahuku.. ?pinjam bahu lu ya..leher gue pegel nih.. wan matiin lagunya udah malem nih..? akupun mematikan winamp dikomputer.. suasana dikamar kini sangat hening namun tiba-tiba terdengar suara rintihan nikmat dari kamar sebelah, dan kami pun saling berpandangan.. ?diapain tuh yeni ama pacarnya?? tanyaku pura-pura bego ?biasa…lu kaya kaga? tau aja wan? Akupun mulai konak sementara tia kambali bersandar dibahuku.. Suara rintihan yeni semakin lama semakin terlihat nikmat dan tanpa kusadari nafas tia kini mulai tidak teratur..wah lagi konak nih cewe? ini kesmpatan gue pikirku dalam hati..akupun bersiap-siap menunggu waktu yang tepat..kuperhatikan tia duduknya mulai gelisah..aku pun berbalik dan memegang tangannya dan langsung melumat bibirnya…tia tampak terkejut dan mendorongku namun langsung kudekap erat-erat tubuhnya sehingga dia tidak bisa bergerak.. ?lu apa-apaan sih, dia pun mendorong tubuhku dengan kuat sehingga pelukan ku pun terlepas…? ?sory tia…gue kelepasan…abiz gue konak dengar suara yeny dari sebelah…? ?sory banget yaach? aku pun memohon sama tia Tia pun pun hanya diam menatapku dan kemudian mengangguk.. Oh..syukurlah tia mau maafin gue..gue takut dia melapor di ibu kost bisa diusir gue.. ?lu tidur aja biar tugas lu gue yang selesaikan, gue janji ga bakal ngapa-ngapain lu..? Tia masih terdiam nampaknya dia bingung harus ngapain… Akupun kembali mengerjakan tugasnya tia yang tinggal sedikit.. 10 menit kemudian tugasnya tia udah selesai.. ?tugas lu udah selesai..gue turun ya..sory tadi gue khilaf banget..? Aku pun berdiri dan keluar dari kamar..tiba-tiba tia memanggilku.. ?wan thanks ya..sory tadi gue gu dorong lu terlalu keras..? ?ga papa..gue cabut dulu ya..? Aku pun kembali kekamar ku menahan konak..kemudian karena terlalu konak akupun onani dikamar dibantu koleksi film bokep ku dikomputer..setelah onani tiba-tiba hpku berbunyi tanda ada sms..teryata dari tia..akupun langsung baca isi sms itu. ?wan lu kekamar donk sekarang, ada yang mau gue kasih? Wow pucuk dicinta ulam pun tiba pikirku dalam hati..ternyata tia juga konak nih..pasti dia mau ngajak gue ML. Akupun langsung naik kekamar tia ditangga aku berpapasan sama yeny dengan pacarnya. Kayanya pacarnya udah mau pulang, sampai didepan kamar tia kuketuk pintunya. ?masuk aja ga dikunci kok jawab tia dari dalam…? Aku pun masuk kedalam dan kulihat tia sedang barbaring dikasurnya sementara sarung balinya agak terangkat sehingga pahanya yang putih terlihat…kututup pintu dan langsung ku cium bibirnya tia..dan tia mendorongku.. ?eit sabar dulu donk..lu udah konak banget ya…sebenarnya tadi gue juga konak tapi gara-gara lu tiba tiba brutal gue jadi takut tau..? ?tapi lu janji jangan bilang siapa-siapa yah apalagi ama pacar gue? ?beres sayang? dan langsung kulumat bibirnya..tia pun membalas dengan memainkan lidahnya,,sesekali dia menghisap lidahku..kini tangan ku mulai memainkan toketnya, dan mulai menciumi lehernya ?sshhh..uhfff..terus wan..enak banget wan..? Kumasukkan tangan ku kedalam tank tonktopnya dan ternyata dia sudah tidak pake bh..kuremas-remas kedua bukit kembarnya..tia nampak sangat menikmatinya..tangannya mengelus-elus kepalaku dan mulutnya mengeluarkan desahan desahan kenikmatan…. Kini kulepaskan tanktop serta sarung balinya dan kini tia telah bugil karena dia juga sudah tidak mngenakan cd.. Tia pun juga melepaskan baju dan celana pendek serta cd ku… ?wow gede banget punya lu wan ga muat nih masuk memek gue? tia pun mengelus-ngelus kontholku. ?lebih gede mana konthol gue atau konthol pacar mu tia? tanyaku ?konthol lu jauh lebih gede, tapi gue takut ntar memek gue jadi longgar, pokoknya ini yang pertama dan terakhir wan ya, soalnya gue kasian tadi liat lu udah konak banget, pasti bawaannya ga enak kan? sementara tangannya tia masih mengelus-elus konthol ku, ?bisa longgar memek gue nih kalo tiap hari dimasukin rudal kaya gini? ?oke deh gue ga bakal minta lagi tapi kalo ntar lu pengen lagi sms aja..? Tia pun tersenyum dan langsung melumat bibir ku….aku pun membalas dengan hangat dan kumainkan klitorisnya dengan jari-jariku… Shhh…uhffff.. Kini kujilat puting susunya yang berwarna pink.. Shhh…oh..ouchhh enak banget wan terus wan gue ga tahan nih… Kini kepalaku turun kearah perutnya dan tangannya tia mendorong kepalaku supaya lebih turun ke bawah. Kuturunkan kepalaku arah vaginannya, jembut nya gondrong..kayanya ngga pernah dicukur namun vaginya sangat harum sehingga birahi ku tambah meningkat dan kumudian ku mainkan klitorisnya dengan lidahku… ?Ouh…uhff…..enak banget wan lidah lu enak banget..terusin wan puasin aku malam ini? suara tia mulai meracau… Aku pun menegurnya ?jangan terlalu ribut ntar kedengeran ama anak2 disebelah…? ?ga ada orang kok cuman yeny yang ada, yang lainnya lagi pada pulang kampung, biarin aja yeny dengar siapa suruh tadi juga ribut..? ?lanjutin lagi wan lidah lu enak banget..? Aku pun melanjutan memainkan klitorisnya tia dan jariku memainkan bibir vaginanya.. ?uhfff..enak banget nih wan gue ngga tahan ….? Akupun semakin liar memainkan lidah ku kadang kumasukkan kedalam lubag vaginanya….tia pun kadang menjambak rambut ku menahan nikmat.. ?wan gue ga tahan nih gue meu keluar….terus wan ouhhh…..gue sampe wan….uhffffff? ?cairan kenikmatan keluar dari lubang vaginanya dan aku pu terus menjilatnya sampai bersih…? Gila kamu wan ternyata lu hebat banget…bisa ketagihan gue… Akun pun maju kedepan sehingga konthol ku kini berada didepan bibirnya.. ?ogah ah wan..gue ga mau isep konthol lu..konthol pacar gue aja ga pernah gue isep…gue jijik? Namun aku tidak memperdulikkannya karena birahiku sudah memuncak..kutarik kepalanya sehingga konthol ku kini menempel dibibirnya..kupaksa masuk sehingga mulutnya tia kini mulai terbuka. Kudorong pelan pelan dan nampaknya kini tia mulai menikmatinya dia membuka mulutnya sehingga kotolku masuk setengah.. Tia pun mengulumnya. mulutnya memompa konthol ku… ?Ouhhh nikmat banget tia,…terusin isep yang kuat konthol gue….? tia pun melepaskan kontholku dan menuruhku berbaring… ?lu baring aja wan biar gue isep, ternyata konthollu enak banget? Kini tia asik mengulum kontholku dengan ganasnya dan tangannya memainkan biji pelirku.. ?ouhh..tia enak banget sayang….terus…kocok terus konthol gue pake mulut lu…? Lagi asik tia mengulum kontholku tiba-tiba pintu kamar dibuka… Kamipun terkejut..ternyata yeny… Gue boleh ikutan ngga? gua konak banget nih denger suara lu tia…pacar gue udah pulang tapi gue ngga puas abis dia cepet banget keluar… ?gabung aja, wawan juga kayanya kuat kok muasin kita berdua..kunci pintunya ntar ada yang ganggu? tia langsung menyuruh masuk yeny.. Yeny pun langsung masuk dan melepas dasternya dan langsug bugil karena tidak pake cd dan bh… Wow tubuh yenny ngga kalah baguss ama tia, putih, bersih n toketnya gede banget mungkin terlalu sering digunakan sama pacarnya kali. Tia pun melanjutkan mengulum kontholku dan yeny langsung melumat bibirku.. Gila niatnya mau mempekosa kok malah gue yang diperkosa, ama dua cewe cantik lagi.. Yeny turun ke dadaku dan menjilati puting ku.. Ouh..nikmat banget..lu berdua emang jagooo. Terus sayang i love it….kini yeny turun keselangkangan ku dan bergantian mengulum kontholku sama tia.. Sungguh sahabat yang serasi saling berbagi konthol…… Kini tia menghadapkan memeknya ke mulutku.. ?sekarang lu makan nih memek gue….? Tia pun mendorong memeknya kemulutku dan aku pun langsung menjulurkan lidahku… Tia pun terus memompa semetara yeny teru asyik mengulum kontholku…. Kira-kira sepuluh menit kami saling ber-oral seks… Aku pun membaringkan tia di kasur semantara yeny duduk sambil memainkan jari di memeknya… ?wan jangan lu tumpain didalem ya..gue lagi masa subur nih..? ?Tenang aja sayang? Aku pun memainkan kontholku di bibir vaginanya…. ?shhhh..ouhhh masukin wan gue ga tahan nih……? Akupun memasukkan kontholku pelan-pelan…agak susah karena kontholku lumayan besar (18cm) walaupun vaginanya tia sudah sangat becek… ?dorong yang dalem wan konthollu enak banget terus wan…? Bles…. kontholku masuk semua kedalam memeknya tia… Aku pun mulai memompa kontholku… ?ouh..hhshhhh…uhfff..terus wan entot teru memek gue….? ?enak kan konthol gue…mana lebih enak konthol gue atau kontholnya pacar lu? ?konthol lu lebih enak sayang…gede banget…terus sayang entot terus, tusuk yang dalem memek gue…? Sementara yeny kini mulai menjilati puting susunya tia sambil meremas remasnya.. Tia mulai bergerak tidak teraturr menahan nikmat…sementara tangangku asyik bermain fucking finger di memek nya yeny… ?Terus sayang aku mau keluar nihh….entot terus memek gue terusssssssss…ouhhhh…gue sampe wan..? konthol ku serasa dijepit dan kemudian terasa hangat karena cairan kenikmatannnya tia.. akupun terus memompa memeknya tia yang sudah sangat becek… Clep..clep…clep..terdengar bunyi dari memeknya tia yang terus ku pompa..sementara yeny kini mengelus-elus dadaku yang penuh keringat… ?Tia memek lu enek banget gue entot lagi ya…konthol gue rasanya ga mau lepas? ?entot terus memek gue wan…gue seneng banget …terus wan…..konthol lu perkasa wan…? Tia pun mengoyangkan pingulnya mengikuti irama kontholku ku..tampaknya birahinya telah bangkit kembali…. Kuketekuk kakinya kedepan sehingga kontholku lebih leluasa menerobos memeknya tia…. ?oh nikmat banget wan konthollu masuk dalam banget…terus wan…entot yang kuat memek gue…nikmatin sepuasmu sayang…ouhhhh…uhfff…? Kulihat yeny sedang asyik meainkan klitorisnya sendiri.nampaknya dia sudah sangat konak… ?wan gue mau keluar lagi nihh….terus sayang…yang kenceng……. konthollu enak wan…? Akupun mempercepat goyangan ku dan sekali lagi tubuh tia kembali mengejang dan menumpahkan cairan kenikmatan…kucabut kontholku…dan kulihat memeknya tia nampak merah dan carairan kenikmatannya keluar mebasahi kasur… ?gue cape banget wan…ternyata lu hebat muasin wanita…..? aku pun melumat bibirnya dengan nafsu…tiba tiba kontholku serasa hangat dan kulihat ternyata yeny telah asyik mengulum kontholku…. ?wan lu kok kuat banget sihhh..mulai tadi belum keluar..memek gue aja udah tiga kali..? aku pun hanya tersenyum.. aku pun duduk dan menyuruh yeny terus mengulum kontholku… ?terus yen..kuluman lu enak banget…isep yang kuat kontholku….? Yeny pun dengan ganas mengulum kontholku… ?wan entot gue sekarang ya…gue ga tahan nihhh…konthol lu gede banget…memek gue udah gatel nih pengen rasain konthol mu…? Aku pun menyuruhnya menungging ala dogy style..kudorong pelan-pelan kontholku sampai amblas kedalam… ?ouh…nikmat banget kontholmu wan….terus wan goyang….? Ku pompa terus memek nya yeny.. ?wan enak banget…shhhh..uhff….entot terus wan,….entot yeny terus wan…yeny suka dientot ama kamu…? Yeny mulai meracau tidak karuan sementara tia memelukku dari belakang dan dan menggesek-gesekkan jembutnya di pantatku sambil menciumi leherku… Tia terus berbisik kepadaku ?aku sayang kamu wan maukan kamu puasin aku terus..? Aku hanya diam karena sedang berkonsentrasi mengentot memeknya yeny… ?wan gue mau keluar nih…terus wan….entot terus….ouh….? Cret..cret..cret..terasa kontholku disiram oleh cairan cintanya yeny….aku pun terus memompanya karena aku belum apa-apa… Yeny nampak menahan rasa sakit dan nikmat…kutarik rambutnya sehingga wajahnya menghadap kebalakang melihatku…. ?enak yen kontholku….?? ?enak banget wan…entot terus memek gue….terus wan…? Kini yeny memutar-mutar pingulnya sehingga kontholku serasa terpilin-pilin ?terus yen..gue mau keluat nih…enak banget…? ?iya wan gue juga mau keluar lagi….entot yang kenceng memek gue wan….? ?gue tumpai dimana ni yen…? ?tumpain didalam aja wan…memek gue pengen ngerasin sperma mu…? aku pun menggenjot dengan cepat memeknya yeny dan tia sedang asyik mencupang leherku… ?gue keluar nih wan…ouh…aahhhh? ?gue jua yen…..ouhhhhhhhhhh….? Cret…cret….cret…aku pun menumpahkan spermaku didalam memeknya yeny sambil kupompa pelan-pelan.. Sperma ku sebagian keluar lewat bibir vaginanya… ?enak banget di entot sama elu wan…uhfff…cape? banget gue..? Aku pun mencabut kontholku, karena tadi aku udah onani jadi kontholku langsung lemes..yeny langsung menjilati sisa2 sperma dikontholku sampai bersih… Setelah itu dia pamitan ?gue udah dulu ya cape? banget nih soalnya tadi udah juga ama pacar gue..lu lanjutin aja berdua…kasian tuh sih tia, dia kayanya masih konak tuh..bye..? Yeny pun keluar kamar…dan kini tinggal saya sama tia.. ?tia sebenernya gue udah lama banget pengen ML ama elu tapi gue takut ngajak soalnya lu udah punya pacar? ?wan konthol lu enak banget..jauh lebih enak dari kontholnya pacar gue jadi kapanpun lu minta memek gue, bakal gua kasih..hati gue memang milik pacar gue , tapi memek gue boleh lu milikin selama ada kesempatan..? Akupun sangat seneng mendengarnya..wah bisa ngentot kapan aja nih..tinggal naik keatas..pikirku dalam hati… ?wan entot gue sakali lagi dong gue masih pengen nih…lu masih kuat kan..tapi konthol lu kok udah lemes sih…? ?gue tadi abis onani abis gue udah konak banget..tapi kalo lu masih mau, lu kasi bangun nih ade gue..? Tia pun tersenyum manis dan denga lahap mengulum kontholku yang masih lemas..dia memasukkan semua kontholku sampai kemulutnya dan menghisapnya..kurasakan lidahnya bermain diujung kontholku.. ?ohhh nikmat banget tia…terus ade gue mulai bangun nih….? konthol ku pun mulai tegang kembali, tia mengulumnya dengan lembut seperti sedang menikmati lolypop… ?cepet juga nih berdiri kontholmu wan..? ?isep terus ya..isepan lu enak banget…? Tia pun meghisap kontholku sambil lidahnya menggelitik ujung kontholku… Hampir sepuluh menit dia menhisap kontholku… ?masukkin ya sayang gue udah ga tahan nih liat konthol lu..? Tia pun jongkok diatas konthol ku dan mengarahkan konthol ku kevaginanya.. Pelan-pelan tapi pasti dia menurunkun pantatnya..kulihat rona mukanya yang memerah menahan sakit campur nikmat yang diberikan oleh konthol ku… ?ouh…konthol lu kok bisa gede banget sih wan..kayanya sampe ke rahim gue nih..? Tia pun mulai menggoyang pinggulnya seperti inul sedang goyang ngebor…. ?ouhh tia…enak banget sayang…terus sayang………? konthol ku serasa di pijat dari segala arah sementara tangan ku meremas toketnya dengan kuat menahan rasa nikmat… ?oh sayang..kontholmu enak banget …remas yang kuat tete gue sayang…ouhh..uhff….? Aku pun meremas toketnya dengan kuat dan menggoyang pnggulku… Nikmat sayang gue mau keluarnih….terus… Dia pun meremas tanganku yang berda ditoketnya..sepertinya dia sedang menahan sesuatu yang sangat nikmat dan kepalanya mengadah keatas.. ?ouhhhh….gue keluar lagi sayang nikmat banget…..uhffff….? Cairan cintanya pun mengalir dibantang kontholku dan membasahi jembut ku Dia pun menunduk mencium bibir ku sementara kontholku masih berada divaginanya… ?thanks sayang lu udah muasin gue…gue cape banget nih….? Aku pun tidak memperdulikannya kubaringkan dia dan ku pompa kembali memeknya.. ?ouhhh sakit sayang……terus…sayang…. .uhfff….? Aku pun memompa semakin liar… ?memek lu enak banget tia ….terus tia …goyang terus pinggul lu…gue mau keluar nih? Tia pun menggoyang pinggulnya… ?sayang jangan dikeluarin didalam ya….? Aku pun mencabut konthol ku kemudian berdiri dan menyuruh tia mengocoknya.. Tiapun jongkok mengocok konthol ku ?ayo sayang keluarin spermamu….gue pengen rasain spermamu…? Tia terus mengocok dengan semangat sambil menjilat ujung kontholku… ?hisap sayang pake mulutmu gue mau keluar nihhh..? Tia pun langsung memasukkan kontholku kemulutnya dan menghisapnya semantara tanganya memainkan bijinya.. Ku entot terus mulutnya tia, terasa sangat hangat kontholku didalam mulutnya tia.. ?hisap tia gue keluar nih….ouhhhh achhh……..? Creeet…creett…crettt…spe rma ku tumapah semua dimulutnya….tia langsung menelannya dan menjilati sperma yang masih tersisa di kontholku…diapun menjilat sperma yang disekitar bibirnya…. ?sperma lu enak banget..rasanya asin…tapi nikmat wan..? kontholku pun langsung lemas karena sudah keluar tiga kali dalam waktu beberapa jam.. ?Gue cape banget nih tia….? tia pun berbisik…?wan gue konak lagi sekarang gara gara isep konthol lu..? Gila nih cewe nafsunya tinggi banget sementara tenaga ku sudah habis terkuras… ?wan lu jilatain memek gue ya ampe keluar…? Dia pun berbaring dan mengangkang…aku pun mulai menjilati memeknya yang sudah sangat becek….terasa asin namun nikmat…. ?wan lu balikin badan lu donk biar gue isep konthol lu…soalnya gue tambah konak kalo isep konthol lu? Aku pun berbalik, kini kami bergaya 69 menyamping….kepalu ku dijepit oleh pahanya tia dan lidah terus memainkan lubang vaginanya dan kadang kutusuk masuk kevaginanya. Semantara jari ku kutusuk masuk kedalam lubang anusnya… ?enak wan tangan lu…kocokkin anus gue wan…terus wan…? Kini pinggul tia mulai bergoyang menekan mulutku…semantara kontholku terus dihisap dengan kuat sehingga kini kontholku telah berdiri kembali… ?terus sayang hisap yang kuat lubang vaginaku….ohhh aku mau keluar sayang…ouhhhhh…achhh…? Cret..crett…terasa cairan asin membasahi lidahku….aku pun menjilatnya sampai habis… ?udah sayang kan..kamu puas kan?? aku pun memeluknya ?puas banget sayang kontholmu enak banget, pengen rasanya isep kontholmu terus..sayang kontholmu masih berdiri tuh gara-gara ku isep tadi….? ?Biarin aja aku udah cape banget nih ntar lemes sendiri kok…? Kulihat jam telah pukul 2 pagi dan aku sangat ngantuk namun nampaknya tia tidak mau menyia-nyiakan konthol ku yang lagi ngaceng.. ?kamu tiduran aja ya,,biar kontholnya ku isep ampe keluar….kasian udah terlanjur berdiri nih..? Ternyata tia punya nafsu yang tinggi….dia pun mengulum kontholku dengan lahapnya sementara aku hanya berbaring menikmatinya… ?shhh…uhfff terus sayang..? Sekitar setengah jam dia mehisap akhirnya aku mau keluar…. ?isep sayang aku mau keluar nih…..? Dia pun mengulum kontholku dengan cepat dan cret..cret…sperma ku kembali keluar di mulutnya dan nampaknya hanya sedikit…dia pun asik menjilati nya sampi bersih dan badanku pun terasa lemas sekali… ?Gila kayanya gue yang diperkosa ama tia nih…dia kok kuat banget ya…?pikirku dalam hati.. Kulihat tia terus menjilat kontholku dan aku pun memejamkan mata karena mengantuk dan akhirnya tertidur….dan tia pun tertidur disamping kontholku.. Kira-kira pukul 10 aku terbangun..kulihat tia sedang menyiapakan makanan, rambutnya basah habis keramas…dia hanya memakai sarung bali yang dililitkan sampai didadanya.. ?udah bagun wan…mandi gih sana trus makan nih..pasti lu laper banget kan..? ?Oke deh sayang….?jawabku.. Kamar di kosku ada kamar mandinya didalam jadi ga perlu repot-repot keluar kamar..akupun mandi dan tidak menutup pintu..kulihat tia memandangku terus penuh nafsu… ?pacar lu ga datang hari ini tia..??tanyaku ?katanya mau datang ntar siang jam 2..? balas tia ?wah…gue harus balik nih kekamar gue..? ?ntar lagi aja ..baru jam 10..lu makan aja dulu..? Tia terus memandangiku dan kini tangannya meremas toketnya sendiri..akupun memanggilnya.. Tia pun langsung masuk ke kamar mandi dan melepaskan sarung balinya.. ?wan lu entot gue lagi sekarang ya…memek gue gatel nih liat konthol lu…? ?gila lu tia…ga ada cape? nya…? ?abis lu sih mandi kaga tutup pintu, ya konak deh gue liat konthol lu..? Dia pun jongkok mulai menghisap kontholku yang masih lemas… Tidak berapa lama kemudian konthol ku kembali berdiri tegak…. Kusuruh Tia nungging dan tangang nya berpegang ke bak mandi… Kumasukkan kontholku kedalam memeknya yang sudah basah..dan ku entot dengan brutal… ?achhhh sakit sayang…pelan-pelan dong ntar memek gue robek nih..? Aku tiadak peduli dan terus menggoyang pinggulku semakin ganas… ?sakit sayang…nikmatttt….terus… perkosa aku…entot terusss..? Aku memompa memeknya tia dan tanganku meremas-remas toketnya yang bergelantungan.. ?nikmat sayang terus….konthol mu panjang banget? Tia terus meracau dan Tidak lama kemudian kurasakan tubuh tia mengejang ?ouhhh gue keluar sayang…enak konthol mu sayang…? Aku pun mencabut konthol ku dari memeknya…. ?sini gue isep lagi ampe keluar wan..? ?Ngga ah gue mau entot lu aja ampe keluar..sekarang lu baring yah? ?dimana ? disini sayang…?? ? ya iyalah…suasana pasti tambah asyik…? Kemudian kubaringkan tia di lantai kamar mandi dan kubuka lebar lebar pahanya sehingga terlihat jelas vaginanya yang merekah… Ku tancapkan kontholku perlahan lahan dan beberapa saat kemudian kontholku sudah keluar masuk di memeknya… ?ouchhh nikmat sayang entot terus sayang,,siram rahimku dengan sperma mu… Terus sayang..? Nampaknya gejolak birahi tia sudah memuncak sehingga dia meracau tidak karuan..kepalanya menggeleng kekiri dan kekanan di lantai kamar mandi sehinga terlihat sangat seksi… Aku pun memompa semakin cepat… ?entot terus sayang,, tusuk terus memek ku..? ?aku mau keluar lagi…terus sayang….ouchhh..ahh… uhff..aku sampe sayang..? Cairan cinta pun keluar dari vaginanya tia sementara itu aku juga udah mau keluar… Kemudian kucabut kontholku dari memeknya dan kuarahkan kewajahnya… Crot…crott…crot…sperma ku keluar membasahi wajah tia…kumasukkan kontholku kedalam mulutnya dan dia langsung menjilat dengan lahapnya…. kubersihkan wajah nya dari spermaku menggunakan tangan ku dan dia langsung menjilat jari-jari ku yang penuh dengan sperma…… Aku pun kemudian menariknya untuk berdiri…dan kami pun mandi bersama-sama Setelah mandi kami langsung makan..kulihat sekarang telah pukul setengah dua.. ?gue turun dulu ya sayang..pacar lu udah mau datang kayanya tuh…? ?oke deh sayang, kalo lu mau entot gue lu sms aja truz bilang kalo mau pinjam buku..kalo gue bales lu langsung naik aja ya…? ?oke sayang aku pun mencium bibirnya sekali lagi dan turun meninggalkan tia…? Diluar aku ketemu yeny… ?gila nih..kayanya lembur ya…kirain lu udah turun ternyata masih didalem..? yeny pun berbisik…ntar kalo gue panggil lu entot gue lagi ya…gue ketagihan ama konthol lu yan gede… ?oke deh kapan pun lu panggil gue selalu siap..? Akupun kembali kekamarku…dan tidak berapa lama kemudian pacarnya tia datang dan langsung naik keatas… ?kasian pacarnya baru gue garap semalaman..? kata ku dalam hati Aku pun langsung beli telur ayam kampung untuk memulihkan stamina ku.. Ketika aku mau tidur tiba-tiba hp ku berdering dan ternyata yeny yang telpon… ?wan lu naik donk entot gue nih…gue konak nih abis tia lagi konthol ama pacarnya tuh..? ?oke deh sayang? Aku pun naik keatas dan kembali memuaskan yeny…. Begitulah kegiatan ku satiap hari jika sedang tidak ada kuliah… Aku kaya cowo panggilannya tia ama yeny.. dan kadang kami pun main langsung bertiga.. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritadewasa.koranbugil.com/tina-mahasiswi-gila-seks.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aku diperkosa Supir dan Tukang Becak</title>
		<link>http://ceritadewasa.koranbugil.com/aku-diperkosa-supir-dan-tukang-becak.html</link>
		<comments>http://ceritadewasa.koranbugil.com/aku-diperkosa-supir-dan-tukang-becak.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Mar 2010 06:24:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bugil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Dewasa]]></category>
		<category><![CDATA[diperkosa supir]]></category>
		<category><![CDATA[diperkosa tukang becak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritadewasa.koranbugil.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[Namaku Cynthia, wnita berumur 25 tahun, aku dilahirkan dalam lingkungan keluarga yang cukup mapan. Karena itu aku terbiasa berhias dan menikmati kehidupan yang lumayan mewah. Kulitku putih dan orang bilang tubuhku cukup ideal. Aku telah berumah tangga, Sandi suamiku mempunyai perusahaan yang bergerak di bidang eksport import. Saat ini dia sedang tidak berada di rumah. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Namaku Cynthia, wnita berumur 25 tahun, aku dilahirkan dalam lingkungan keluarga yang cukup mapan. Karena itu aku terbiasa berhias dan menikmati kehidupan yang lumayan mewah. Kulitku putih dan orang bilang tubuhku cukup ideal. Aku telah berumah tangga, Sandi suamiku mempunyai perusahaan yang bergerak di bidang eksport import. Saat ini dia sedang tidak berada di rumah. Dia pergi keluar kota selama kurang lebih sebulan untuk mengurus keperluan bisnisnya.</p>
<p>Aku terbiasa ditinggal sendiri di dalam rumah mewahku. Tapi sebulan yang lalu dia pulang membawa seseorang yang akan dijadikan sopir di rumahku. Dia adalah Martono, seorang pria berumur kurang lebih 40 tahunan. Rambutnya botak kulitnya hitam dan wajahnya terlihat buruk keras. Suamiku yang mempekerjakannya sebagai sopir kami sebagai balas jasa telah menyelamatkan suamiku dari ancaman perampokan di jalan raya. Meskipun aku kadang-kadang ketakutan melihat matanya yang jelalatan melihatku, tapi aku menghormati keputusan suamiku. Dia memang pintar mengemudi mobil dan mengetahui seluk-beluk kotaJakarta. Seringkali Aku belanja ke Mall hanya diantar oleh Martono karena suamiku betul-betul sangat sibuk.<br />
Suatu hari ketika aku sedang memasak di dapur, tiba-tiba aku dikejutkan dengan kehadiran Martono yang menatapku dengan jelalatan.<br />
“Oh Pak Martono…. kaget saya melihat bapak tiba-tiba sudah ada disini.” Aku memanggilnya dengan sebutan bapak karena dia lebih tua dariku.<br />
“Maaf nyonya kalau saya ternyata mengagetkan …..”. Dia menjawab tapi tatapan matanya tidak berhenti menatap dadaku. Aku sedikit risih dengan tatapannya, lalu aku pura-pura menyibukkan diri memasak kembali. Martono masih diam saja di dapur menatap bagian belakang tubuhku.<br />
“Ada keperluan apa bapak ke dapur.” Akhirnya aku bertanya setelah sekian lama mendiamkannya.<br />
“Nyonya sangat cantik sekali…..dan seksi” Martono menjawab. Aku terkejut dengan jawabannya itu. Jantungku berpacu semakin cepat, aku mulai was-was.<br />
“Jangan-jangan….ah, tidak mungkin…. Semoga dia cuma berkata sebenarnya, hanya caranya mengungkapkan seperti orang yang terbiasa hidup di jalanan. Tanpa basa-basi.” Aku berusaha menenangkan deburan jantungku.<span id="more-83"></span><br />
“Terimakasih…..” aku menjawab dengan sedikit gemetar.<br />
“Sebenarnya Nyonya sangat menggairahkan, setiap kali saya di dekat Nyonya pasti “adik” saya terbangun. Saya masih yakin dapat memuaskan Nyonya.” Martono berkata tanpa basa-basi. Deg…. Dugaanku ternyata benar, aku takut sekaligus marah dengan Martono. Aku menghadapnya dengan mengacungkan pisau dapur yang sedang kupakai.<br />
“Hei Martono, jangan kurang ajar terhadapku. Ingat aku adalah majikanmu. Aku bisa memecatmu sekarang juga karena kelakuanmu yang tidak sopan terhadapku. Selama ini aku menerimamu karena menghormati suamiku.”aku membentak tanpa menghiraukan usianya yang lebih tua dariku.<br />
Tanpa-diduga-duga dia memelintir tanganku yang memegang pisau sehingga pisau itu terlempar. Aku mengaduh kesakitan. Tapi tangan kirinya telah memelukku dengan erat. Aku tidak bisa bergerak sama sekali, karena himpitan tenaganya yang kuat.<br />
“Kamu kira aku bisa ditakuti dengan mainan seperti itu…. hah.” Dia sekarang menelikung tanganku dan mendekapkan badanku ke badannya. Aku gemetar ketakutan dan tidak terpikir untuk berteriak saking gugupnya.<br />
“Aku memang mengincarmu dari dulu, karena itu mengatur siasat agar dia dirampok oleh kawa-kawanku. Aku pura-pura datang menolongnya. Sekarang kalau kau berani melawan, maka kau akan tahu akibatnya. Kau dan suamimu bisa kubunuh kapan saja bila kau coba-coba melapor pada pihak yang berwajib. Aku punya banyak kawan preman di jalanan yang bisa dengan mudah kuperintahkan.” Martono mengancamku. Aku semakin ketakutan, hilanglah sudah harapanku.<br />
“Aku akan melepaskan pelukanku kalau kau mengerti kondisimu saat ini.” Martono meneruskan. Aku hanya diam menggigil ketakutan dan mengangguk. Dia menyeringai dan melepaskan pelukannya. Aku langsung terduduk di lantai dan menangis. Martono tertawa penuh kemenangan. Sedangkan hatiku sangat kalut. Martono bisa melakukan apa saja terhadapku. Kalau aku melaporkan dia pada Polisi maka jiwaku dan suamiku akan terancam.<br />
“Kamu tidak perlu menangis… karena aku akan memberikan kepuasan batin yang tak terhingga kepadamu. Aku tahu kebutuhan batinku sangat kurang karena suamimu jarang berada di rumah. Kamu sangat kesepian kan?. Pikirkan saja bahwa suamimu tidak ada disini sedangkan kau merasa sangat kesepian, siapa yang salah sekarang….” Martono berkata dengan tenangnya.<br />
Sambil duduk Martono membuka resluiting celananya. Kemaluannya tampak telah membesar dan kini tepat mengarah di depan wajahku. Akupun kembali membuang muka sambil memejamkan mata. Martono mulai memaksa untuk mengoral batang kejantanannya. Tangannya keras segera meraih kepalaku dan wajahnya ke depan kemaluannya. Setelah itu kemudian Martono memaksakan batang kejantanannya masuk ke dalam mulutku hingga sampai pangkal penis dan sepasang buah zakar bergelantungan di depan bibirku. Dengan agak terpaksa aku membuka mulutku dan mulai menciumi penis Martono, sebenarnya ukuran penis Martono hampir sama dengan milik suamiku tetapi punya Martono sedikit lebih panjang dan agak membesar di bagian kepalanya. Akhirnya perlahan aku mulai menjilati dan mengulum penis itu. “Ohh.. Nikmat sekali sayaang, kau memang pintar”<br />
Martono mengerang sambil meremas rambutku lalu ia mendorong dan menarik penisnya di mulutku. Aku terus mengutuk diriku yang rela memberikan sesuatu yang lebih pada orang lain daripada untuk suamiku karena selama ini aku selalu menolak kalau Mas Sandi minta untuk memasukan penisnya ke mulutku. Aku gelagapan karena mulutku kini disumpal oleh kemaluan Martono yang besar itu. Martono mulai mengocokkan batang penisnya dimulutku yang megap-megap karena kekurangan Oksigen. Dipompanya kemaluannya keluar masuk dengan cepat hingga buah zakarnya terasa memukul-mukul daguku. Tak terasa air mataku mengalir deras, tapi aku tak bisa berbuat apa-apa…. Bunyi berkecipak karena gesekan bibirku dan batang penis yang sedang dikulum tidak dapat dihindarkan lagi. Hal ini membuat Martono makin bernafsu dan makin mempercepat gerakan pinggulnya yang tepat berada di depan wajahku. Batang penisnya juga semakin cepat keluar masuk di mulutku, dan sesekali membuatku tersedak dan ingin muntah.<br />
Lama sekali rasanya batang penis Martono kukulum dan membuatku makin lemas dan pucat. Akhirnya tubuh Martono pun mengejan keras dan Martono menumpahkan spermanya di rongga mulutku. Hal ini membuatku tersentak dan kaget, ingin memuntahkannya keluar namun pegangan tangan Martono di kepalaku sangat keras sekali, sehingga dengan terpaksa aku menelan sebagian besar sperma itu.<br />
“Aaah..,” Martono pun mendesah.<br />
“Akhirnya aku bisa menikmati mulutmu yang indah sayang……..”<br />
Terasa sakit rasanya hatiku. Aku seperti wanita yang tidak berharga dan bisa dipermainkan oleh siapa saja. Aku hanya bisa menangis tanpa bisa melawan.<br />
“Ayo ikut aku…” Martono kemudian menarik tanganku dengan kasar. Dengan setengah menyeret dia membawaku ke kamar tidurku. Didorongnya tubuhku ke atas ranjangku yang empuk.<br />
“Hmm. Kamar yang bagus dan wangi…. Cocok untuk kita saling melepas hasrat yang sangat nikmat.” Martono mengagumi kamar tidurku yang luas dan bersih. Aku tetap berbaring telungkup dengan menangis. Sia-sia saja aku walaupun berteriak, tidak ada tetangga yang akan mendengarku. Hidup di Jakarta kadang-kadang tidak memperdulikan penderitaan tetanga.Yang paling parah, Martono bisa mencelakakanku, yang paling kutakuti sebenarnya kalau dia sampai mencelakakan suamiku.<br />
“Hei…jangan diam saja. Bangun sini.”Martono membentakku. Aku lalu bangun mendekatinya. Dia menyeringai dan berkata “Lepaskan seluruh pakaianmu dan menarilah.”<br />
“Gila… apakah aku disuruh berstriptease dihadapannya. Terhadap suamikupun aku belum pernah melakukannya.” Aku semakin gemetar….<br />
“Tolong, jangan lakukan ini kepada kami….kalau pak Martono perlu uang nanti kami beri sesuai permintaan bapak.” Aku memberanikan diri menolak kemauannya dengan suara yang bergetar.<br />
“Jangan menolak, atau aku telpon temanku sekarang juga untuk mengurus suamimu. Tapi kalau kau memberikan layanan terbaikmu, maka kau jamin dirimu dan suamimu tidak akan binasa. Rahasia diantara kita tidak akan diketahuinya dan kaupun dapat menikmati keperkasaanku. Ha.. ha.. ha..” Martono malah balik membentak.<br />
Perlahan-lahan aku mulai melepaskan pakaian yang kupakai. Kubuka kancing bajuku satu persatu dengan tangan gemetar. Nafas Martono nampak sedikit tertahan tegang ketika aku membuka bra warna pink yang kupakai. Aku menggoyang-goyangkan pantatku perlahan-lahan sambil membuka celana dalam yang merupakan bagian terakhir perlengkapan pakaianku. Aku menutupi payudaraku dan bagian kewanitaanku dengan kedua belah tanganku sebisa mungkin. Hatiku makin tidak karuan. Mata Martono semakin beringas.<br />
“Beruntung sekali aku mendapatkanmu…. Tubuhmu yang putih mulus dan kencang sungguh luar biasa indahnya. Mari sini sayang.”<br />
Martono menarik tanganku dan membaringkanku telentang. Dia dengan tergesa-gesa melepaskan pakaiannya. Badannya yang hitam menandakan dia terbiasa bekerja di bawah terik matahari. Terlihat beberapa tatto di badannya. Selama ini aku tidak pernah melihat dia mempunyai tatto. Kepalaku terasa berkunang-kunang, rasanya aku hampir tidak sanggup menahan peristiwa ini. Martono perlahan-lahan mendekati aku yang tergolek lemas ditempat tidurku. Diambang kesadaran kurasakan sesuatu yang basah merayap menelusuri kakiku dan terus beranjak naik menuju pahaku, tanganku berusaha mencari tahu apa sebenarnya yang menelusuri kaki dan pahaku.<br />
“Oh.. Martono.. apa yang Bapak lakukan..” aku tersentak kaget ketika kudapati ternyata lidah Martono menempel di belahan pahaku.<br />
“Tenanglah.. nikmati saja..”, aku berontak, aku tak bisa membiarkan kekurang ajaran orang ini, aku harus bisa melepaskan diri dari bajingan ini, tapi tak berdaya aku melakukan semua itu, tubuhku lemas, akan tetapi terasa dorongan hasrat menjalari seluruh tubuhku yang memang jarang mendapatkannya dari suamiku.<br />
“Bajingan kau…lepaskan!, aku ini majikanmu.” Kali ini timbul perasaan nekatku yang tadi dihimpit ketakutan.<br />
“Kurang ajar.. Bajingan.. lepaskan..!” kembali aku berteriak sambil berusaha menendang, tapi lagi-lagi aku begitu lemah dan tiba-tiba saja lidah Martono yang basah menyeruak menyapu organ tubuhku yang paling sensitif. “Akhh….” Oh.. Tuhan nikmat sekali rasanya lidah orang ini, tubuhku mengejang, lama lidah Martono bermain dengan Vaginaku dan sesekali ia menyentuh dan menggigit clitorisku yang mulai mengembang dan mengeras. Cairan vaginaku mulai keluar meleleh berbaur dengan air liur Martono yang masih saja menusukan lidahnya ke vaginaku. Tiba-tiba tubuhku kembali menegang, dan kurasakan sesuatu menjalar diseluruh tubuhku dan seakan berkumpul dirahimku lalu..<br />
“Ohh.. hh.. Akh..” erangan panjang dari mulutku mengiringi semprotan cairan hangat yang keluar dari dalam liang vaginaku dan membasahi mulut Martono. Ohh.. aku orgasme dengan orang selain suamiku dan hendak memperkosaku dengan biadab, tapi rasanya nikmat sekali orgasmeku dari Martono ini dan aku selalu menginginkan lebih dari itu. Kini tubuhku benar-benar lemas sambil kedua pahaku tetap menghimpit kepala Martono dengan nafas yang terengah-engah.<br />
Perlahan Martono melepaskan kepalanya dari selangkanganku dan merayap keatas tubuhku yang masih belum bisa membuka mataku.<br />
“Apa kubilang.. nikmat kan?” Martono berbisik ditelingaku.<br />
“Ja.. hh.. jangan Pak sudah..” sebentar Martono menghentikan aksinya mungkin untuk memberiku kesempatan mengumpulkan tenaga kembali.<br />
“Nyonya tahu kalau saya udah jatuh cinta saat pertama melihat nyonya, jadi nikmati saja tanda cinta dari saya.<br />
“Tidak Pak.. jangan..” setengah menangis aku memelas agar ia mau melepaskanku dari nafsu bejatnya.<br />
“Pak Sandi sangat beruntung memiliki nyonya.., cantik dan bertubuh idaman lelaki..”<br />
Dengan lembut ia mencium keningku, hidungku, pipiku dan sambil menghembuskan nafasnya ia mencium telingaku membuat gairah dalam tubuhku kembali berkobar dan seluruh bulu-bulu halus di tubuhku berdiri. “Bibir nyonya indah..” itu yang terdengar sebelum ia melumat kedua belah bibir sensualku, aku berusaha menghindar tapi nikmat sekali rasanya. Perlahan aku mulai membalas dengan membuka bibirku membiarkan lidah Martono menyeruak masuk kedalam mulutku. Ia melepaskan ciumannya lalu bergerak menelusuri leherku dan menggigit puting susuku.<br />
“Susu nyonya sungguh menggairahkan.. indah sekali sayang..”<br />
Ia mengulum dan membenamkan wajahnya di belahan dadaku. Aku menggelinjang dan hasratku lebih berkobar akhirnya kudekap tubuh yang menindih diatasku, oh.. Tuhan ia sudah telanjang bulat, kurasakan belahan pantatnya di kedua tanganku. Lama ia menelusuri dan meremas payudaraku.<br />
“Jangan.. Pak.. aku mohon jangan.. aku nggak mau menghianati suamiku….!” untuk kesekian kalinya aku memelas sambil berusaha merapatkan kedua kakiku dan mendorong tubuh Martono agar menjauh dariku.<br />
Tanpa mempedulikan rintihanku Martono bergerak berusaha membuka kakiku dan menempatkan tubuhnya diantara kedua kakiku. Dengan reflek kedua tanganku bergerak menutupi selangkanganku, tapi kembali tangan Martono menarik kedua tangan ku dan membawanya keatas kepalaku. Langsung saja ia menyapu kedua ketiakku yang mulus tanpa bulu dengan lidahnya, kembali akupun merasakan sensasi kenikmatan sebagai akibat sapuan lidahnya yang basah itu. “Ohhh….” tubuhku bergetar sesuatu yang keras berusaha menyeruak masuk lubang kenikmatanku, dan perlahan benda itu mulai tenggelam dalam selangkanganku. Aku mendongak, mataku terpejam merasakan sensasi kenikmatan yang tiada taranya dan diakhiri dengan satu sodokan kuat akhirnya amblaslah seluruh penis Martono kedalam liang vaginaku.<br />
Tubuhku terasa penuh seakan benda itu menancap tepat di rahimku, hilanglah sudah pertahanan terakhir kesucian rumah tanggaku. Tanganku mencengkram erat tubuh Martono dan menancapkan kuku-kukuku di pundaknya, perlahan tetes air mata mengalir disudut mataku yang terpejam. Lalu Martono mulai menggerakan pantatnya dan mulai mengobok-obok isi liang vaginaku.<br />
“Ohh.. Nyonya.. nikmat sekali.. Kau.. kau.. begitu rapat..”<br />
Martono terus mengocok vaginaku maju dan mundur dan akupun semakin menikmatinya, hilang rasanya rasa pedih dihatiku terobati dengan kenikmatan yang tiada taranya. Mulutku mulai meracau mengeluarkan desahan dan ocehan.<br />
“Akhh.. Pak.. Aduuh.. ohh..” lama Martono memacu birahinya dan akupun mengimbanginya dengan menggelora, sampai akhirnya kembali aku mengejang dan sambil memeluk erat tubuh Martono aku kembali menyemprotkan cairan yang meledak dalam rahimku, aku orgasme untuk yang kedua dari Martono. Untuk beberapa saat Martono menghentikan gerakannya dan memeluk erat tubuhku sambil melumat bibirku. Aku benar-benar menikmati orgasme yang kedua ini, mataku terpejam sambil kulingkarkan kedua kakiku ke pinggang Martono.<br />
Tak berapa lama kemudian Martono mencabut penisnya yang masih mengacung kokoh dari dalam rahimku. “Ohh..” ada sesuatu yang hilang rasanya dari tubuhku.<br />
Perlahan ia bergerak menyamping dan membalikan tubuhku, kali ini aku pasrah dan lemah tak berdaya hanya menurut saja. Kembali ia menaiki tubuhku, kali ini dari belakang dan mulai menusuk-nusukan penisnya ke pantatku. Akupun menyambut sodokan benda tumpul itu dengan sedikit membuka kakiku dan mengangkat pantat kenyalku, cairan yang keluar dari rahimku mempermudah masuknya senjata Martono melalui jalan belakang dan kembali menancap di vaginaku. ia bergerak sambil kedua tangannya meremas payudaraku dari belakang dan menggenjotkan pantatnya menghantam liang vaginaku. Gesekan demi gesekan kurasakan semakin nikmat menyentuh kulit halus liang vaginaku, tanganku mencengkram erat seprei tempat tidurku yang acak-acakan.<br />
“Ohh…. Nyonya… Nikmat sekali… Ohh….”<br />
Martono benar-benar hebat, ia bisa bertahan lama menggauliku dengan berbagai posisi, sedangkan akupun semakin gila saja meladeni nafsu setan Martono. Untuk ketiga kalinya aku mencapai klimaks sedangkan Martono mesih saja berpacu diatas tubuhku. Sekarang pasisi tubuhku duduk dipangkuan laki-laki ini sambil mendekap dengan kepala mendongak kebelakang, leluasa ia mencumbu leherku yang mulai sudah basah dengan keringat yang keluar dari seluruh pori-pori tubuhku. Seakan tak pernah puas terus saja ia mengulum dan menjilati kedua payudaraku, kurasakan penis Martono menghujam telak keliang senggamaku yang mendudukinya. Kocokan demi kocokan yang semakin gaencar kurasakan menggesek kulir vaginaku sebelah dalam, erangan dan cengkraman menghiasi gerakannya. Kali ini aku benar-benar melepaskan seluruh hasratku yang selama ini terpendam, aku tak mempedulikan lagi siapa laki-laki yang menyetubuhiku, yang jelas aku ingin terpuaskan.<br />
Lama posisi duduk itu berlangsung sampai akhirnya tubuh Martono semakin gencar menyodok vaginaku, gerakannya semakin cepat. Martono menghempaskan tubuhku kembali terlentang ditempat tidur, tubuhnya mengejang dan memeluk rapat tubuhku sampai aku hampir tak bisa bernafas. Lalu kurasakan semburan hangat dengan kencang membentur dinding rahimku. “Akhhh….” Martono mengerang panjang sambil menekan pantatnya kebawah dengan keras, kucengkram dan kembali kulingkarkan kakiku kepinggangnya dan akupun melepaskan sisa orgasme yang masih tersisa ditubuhku. Untuk orgasme yang terakhir ini kami berlangsung hampir bersamaan, akhirnya dengan terkulai lemah tubuh Martono roboh menindih tubuhku yang lemas pula. Lama kami terdiam merasakan sisa kenikmatan itu dan akhirnya Martono mulai beringsut menjauh dari tubuhku.<br />
“Terima kasih Nyonya sayang..” setengah sadar dan tidak kudengar Martono membisikan kata-kata itu sambil mengecup keningku. Lalu ia berdiri mematung di samping tempat tidur. Aku tidak tahu kapan ia pergi karena setelah itu aku tertidur karena lelah dan kantuk yang menyerangku tanpa mempedulikan keadaan kamar tidurku yang acak-acakan.<br />
Sore hari aku baru terbangun dari tidurku, tubuhku serasa hancur dan lelah bukan kepalang. Kulihat keadaan diriku terasa sisa sperma yang mulai lengket membanjir di selangkanganku. kulihat banyak sekali cairan sperma Martono keluar meleleh dari dalam vaginaku bercampur dengan cairan rahimku dan membasahi seprei tempet tidur. Setengah merangkak aku menuju kamar mandi membersihkan tubuhku dari bekas keringat dan dosa, guyuran air hangat membuat tubuhku sedikit lebih segar walaupun rasa capek itu masih terasa ditubuhku. Kulihat vaginaku memerah dan bekas cupangan nampak di payudaraku, lama aku berada di kamar mandi menunggu cairan sperma Martono keluar semua meninggalkan liang rahimku. selesai mandi cepat-cepat kubereskan tempat tidurku dan mengganti seprei serta sarung bantal guling dengan yang masih baru..<br />
Aku masih termenung memikirkan kejadian siang tadi, aku mengutuk diriku sendiri dan sangat menyesal dengan hal itu. Bajingan benar Martono itu, ia telah menodai kesucian rumah tanggaku yang selama ini kujaga dengan baik. Yang lebih kusesalkan lagi akupun menikmati permainannya yang sangat nikmat. Belum pernah aku merasakan senggama sepanjang itu dengan Mas Sandi, aku bisa mencapai klimax sampai empat kali, kuakui hebat sekali permainan Martono.<br />
———————————————<br />
Pada malam hari bel pintu berbunyi. Kupikir suamiku sudah pulang, aku buru-buru membukakan pintu. Betapa terkejutnya aku melihat Martono datang dengan membawa seorang teman yang berbadan tegap.<br />
“Selamat malam nyonya…..aku membawakan teman yang akan membuat nyonya merasakan sensasi yang luar biasa.” Martono menyeringai kepadaku sedangkan temannya senyum-senyum menyebalkan.<br />
“Bagaimana nyonya, bukankah sudah saya katakan untuk menikmati saja sensasi kenikmatan yang kami tawarkan daripada melaporkan kami kepada pihak yang berwajib. Saya melihat nyonya begitu bernafsu dan sangat menikmatinya juga, bukan?.”<br />
Aku menjadi jengah mengingat kejadian tadi siang. Memang diakui akupun terhanyut dibuai permainan Martono. Aku hanya diam memejamkan mataku dan menarik nafas dalam-dalam sekedar menenangkan perasaanku yang tidak karuan. Tiba-tiba aku mendorongnya maka ia terjatuh, dan kesempatan ini aku melarikan diri menuju pintu kamar mandi. Aku pikir untuk melarikan diri menuju kamar mandi dan mengunci diriku dari Martono dan temannya.<br />
Tapi tiba-tiba tangan Martono sudah menangkapku dan memelukku dengan erat.<br />
“Hentikan……..aku tidak mau melakukannya.” aku berteriak-teriak tetapi temannya Martono malah mengamati aku dengan napsu.<br />
“Kamu benar-benar membuatku bernafsu, bagaimana mungkin aku membiarkan wanita yang sangat menggairahkan pergi?” .<br />
“Sebaiknya nyonya jangan banyak bertingkah, berteriakpun percuma… lebih baik layani aku dan Bejo. Ha… ha… ha…” Martono menyeringai.<br />
“Lepaskan aku… lepaskan aku…” aku berusaha meronta, tapi Martono mengangkat tubuhku dan membawaku ke kamar tidurku yang telah digunakan tadi siang. Dengan mudahnya dia melemparku ke atas ranjang.<br />
Aku sangat terkejut dengan perkembangan keadaan ini. Mereka akan memperkosa aku seperti ini. Tetapi apa yang aku bisa lakukan? Sekarang kami semua berada di kamar tidurku. Bejo mendekat dan merobek pakaianku dan menarik paksa BH dan CD yang ku kenakan sehingga payudaraku terlihat jelas. Aku menyesal hanya mengenakan pakaian daster sehingga memudahkan mereka melampiaskan nafsunya. Aku malu sekali terlihat bagian- bagian rahasia di hadapan orang-orang selain suamiku.<br />
“wow…payudara yang indah, nyonya sungguh mempunyai anugerah yang tak terhingga.” kata Bejo.<br />
“Aku suka sekali payudara yang besar dan putih mulus tanpa cacat.” Bejo melanjutkan.<br />
“Kita beruntung mendapatkan buruan seperti ini…” Martono menyahut. Kemudian tangan Martono menggerayangi susuku dan meremas-remasnya kedua payudaraku. Martono menisap-isap putting susuku dengan penuh nafsu, dan Bejo mulai menggerayangi perut dan pahaku. Tiba-tiba terasa tangannya yang kasar memasuki celah sempit di vaginaku. Kini aku mengerti mereka akan berusaha merangsangku.<br />
“Ampun…..jangan lakukan ini kepadaku “aku memohon belas kasih mereka, tetapi mereka tidak menunjukkan sedikitpun rasa simpati, malah wajah mereka menunjukan kebuasan nafsu birahi. Mereka dengan cekatan telah melepaskan pakaian mereka masing-masing.<br />
Penis Martono sudah kulihat dan kunikmati tadi siang, tetapi sekarang aku terkejut melihat Penis Bejo yang luar biasa, panjangnya sekitar 18 cm dan kelihatan berurat-urat. Aku makin gemetar ketakutan sekaligus rasa aneh yang menjalar seakan-akan ingin merasakan sensasi penis besar milik Bejo. Wajahku terasa panas. “Ah, Mas Sandi… maafkan aku.”<br />
Tanganku telah ditangkap oleh Martono dan payudaraku kembali diisapnya. Bejo memegang pinggangku dan menaruh burungnya di lubang pantat ku.<br />
“Jangan… jangan disitu… tolong..” Aku menjerit-jerit kesakitan merasakan dorongan penis Bejo dari belakang.<br />
“Nyonya jangan cemas…akan sedikit menyakitkan…tetapi setelah itu kamu akan menikmatinya.” Bejo berkata kepadaku dengan senyum sinis.<br />
“Bukankah tadi siang memekmu telah dipakai oleh Martono, maka aku ingin mencicipi pantatmu yang kuyakin tidak pernah terpakai, masih perawan… ha.. ha… ha..”<br />
Tak lama aku berteriak kesakitan tetapi secepat aku membuka mulutku untuk menangis sopirku memasukkan burungnya di dalam mulutku dan aku tidak bisa menangis.<br />
Sementara itu Bejo menaruh penisnya pada lubang pantat ku dan menarik pinggangku ke arahnya. Dia tetapi tidak bisa memasukkan burungnya ke dalam lubang pantatku yang sakit.<br />
“Martono…apakah kamu punya mentega di dapur sebab lubangnya sangat sempit” Bejo bertanya<br />
“Wah beruntung sekali kau mendapatkan cewek perawan…..ambillah sendiri di dapur.” Martono malah tertawa. Bejo lalu pergi menuju dapur.<br />
“Martono, tolong lepaskan aku….Aku tidak sanggup lagi.” Aku memelas pada Martono.<br />
“Nyonya…tenang saja dan nikmati. Bukankah nyonya sudah tahu bahwa nyonya sudah lama kami idam-idamkan untuk dinikmati oleh kami. Aku adalah sopirmu dan Bejo adalah seorang sopir truk. Dalam hidup kami jarang-jarang memiliki kesempatan mendapatkan wanita menggairahkan seperti kamu! Maka bagaimana mungkin kami akan tinggalkan?” Martono malah menjawab dengan senyum kemenangan.<br />
Kemudian kusadari tidak ada cara lain dan tak seorangpun dapat menyelamatkanku. Maka aku berfikir untuk menikmatinya saja seperti yang diucapkan Martono kepadaku. Aku sudah merasa kepalang basah, kenapa tidak dinikmati saja sekalian, toh akupun merasakan kenikmatan yang tiada tara dengan Martono tadi siang. Aku merubah posisiku seperti seorang pelacur, aku tidak peduli lagi.<br />
Martono mulai bertindak dengan pekerjaannya Martono yang tertunda. Dia meremas-remas payudaraku, kemudian Bejo yang baru datang mengoleskan mentega pada lubang pantatku dan mengolesi burungnya juga. Kemudian ia memposisikan burungnya pada lubang pantatku dan dengan beberapa tekanan dia berusaha menerobos lubang pantatku. Aku merasakan sangat sakit tetapi aku sudah tidak melawan lagi. Bejo mendorong paksa burungnya dan posisi Martono di depanku membuatku terdorong mundur. Aku merasakan sesuatu yang besar dan kuat berada di pantatku.<br />
“Auh… sakit… ampun…” aku melepaskan penis Martono dari mulutku. Bejo sengaja mendiamkan burungnya beberapa saat membiarkanku agar terbiasa. Setelah beberapa menit Bejo mulai mendorong lagi penisnya.<br />
“Auh…. Jangan…” aku berteriak kembali, rasanya sangat sakit. Seluruh penis Bejo telah masuk dan merobek pantatku, terasa ada sedikit darah mengalir dari lubang pantatku. Aduh! Kontolnya itu sangat besar sehingga terasa sangat ketat di lubang pantatku!<br />
“Auhh.. aduh… aduh… tolong.. aku akan mati… Kau merobek pantatku.. rasanya punggungku mau patah… Kau Bajingan!” Aku menjerit dengan suara nyaring tetapi mereka berdua hanya diam dan mulai beraksi lagi.<br />
“Sekarang kontolku sudah masuk, Martono… kamu boleh meninggalkan aku sekarang.” Bejo berkata pada Martono. Martono hanya menganguk.<br />
“Baiklah, aku akan menonton pertunjukanmu….Nyonya, sekarang anda adalah bagiannya.” Martono sekali lagi mencium payudaraku dan meninggalkanku. Dia duduk di kursi meja hias dan menonton perbuatan Bejo terhadapku. Sekarang aku sepenuhnya dipermainkan oleh Bejo.<br />
“Kau kekasihku sekarang, aku akan membuatmu merasakan sensasi yang sangat menyenangkan…aku akan membuatmu ketagihan…kau akan jadi pelacurku.” Bejo sesumbar.<br />
“Sudahlah…kumohon keluarkan penismu…aku tak tahan lagi….Sakit… Rasanya aku hampir mati” terasa air mataku menitik.<br />
“Aku tidak akan membiarkanmu mati….Nikmati saja…sebentar lagi akan terasa lebih nikmat.” Bejo berbisik sambil menjilat telingaku.Dia lalu meraih payudaraku dan meremasnya.<br />
Kemudian ia mencabut burungnya separuh, lalu mendorong dengan kekuatan besar.<br />
“Jangan….Tolong hentikan..aku mau mati….Hentikan sebentar….sakit!” Aku mulai menangis tetapi ia tidak mendengarkanku dan tetap menggenjot pantatku dengan penuh nafsu. Aku roboh! Bejo tetap memperkosaku tanpa mendengarkan aku dan dia memegang pinggul ku dengan tangan nya dan menggenjotku dengan cepat.<br />
Selama memperkosaku, burungnya menyentuh bagian sensitifku dan membuatku merasakan getaran-getaran lembut dan menyenangkan. Aku mulai berpikir lagi, dalam kondisi tanpa pengharapan dan tak seorangpun dapat menolongku, mengapa aku tidak sekalian saja menikmati penis super ini. Pelan-pelan aku mulai menikmati gesekan penis Bejo pada pantatku, aku mulai menggoyangkan pinggulku. Kelihatannya Bejo menyadari perubahan dalam diriku.<br />
“Ayoo sayang…nikmati….Auh…enak sekali…betapa sesaknya pantatmu..”<br />
Aku menggoyangkan lagi pinggulku, rasa sakit yang terima tadi kini berangsur-angsur tidak terasa lagi. Bejo kini meningkatkan kecepatannya dan aku juga. Payudaraku menggantung mondar mandir akibat genjotan Bejo. Kurasakan penis Bejo sangat keras dan kuat di dalam pantatku.<br />
“Lihat…sekarang nyonya mulai menyukainya kan.” Martono berkomentar kepadaku.<br />
Bejo terus menggenjot pantatku, aku mulai menyukai permainannya.<br />
“Bejo…kau memang luar biasa..kau bisa menaklukkan wanita manapun. Aku salut padamu.” Martono malah terkagum-kagum pada Bejo.<br />
“Sebentar lagi, nyonya akan jadi pelacur kami.” Martono tertawa.<br />
“Kurang ajar….” Hatiku berteriak tetapi badanku masih bergerak-gerak mengikuti irama genjotan penis Bejo.<br />
“Auhh… ohh…” aku merintih-rintih tak sadar. Tangan bejo meremas-remas payudaraku dengan lembut. Rabaan tangannya membuatku makin terangsang. Perlahan-lahan tangannya bergeser ke bagian kewanitaanku. Jari-jarinya dengan kasar menyentuh vaginaku. “Ohhh……Hmmm…….” Tanpa sadar aku menggigil dan merintih. Aku merasakan kenikmatan yang lain dalam diriku. Jari-jarinya bermain-main di clitorisku. Darahku seperti berkumpul di titik sensitif itu.“Auhh…enak….Hmmm…Ohh….Nikm at…” tak tahan aku dibuatnya. Tubuhku rasanya semakin melayang-layang. Setelah beberapa saat, tubuhku menegang dan berkelojotan sesaat. Air maniku tumpah… aku orgasme.<br />
“Teruskan sayang… jangan ditahan… aku akan memberikan kebahagiaan untukmu.” Antara sadar dan tidak akau mendengar Bejo berbisik ditelingaku.<br />
Dalam permainan ini aku berkali-kali aku orgasme, tapi sepertinya Bejo mempunyai stamina yang luar biasa. Aku merasa kelelahan tetapi bahagia, setelah 25 menit kemudian tiba-tiba terasa penis Bejo mengeras. Jari-jarinya makin menekan clitorisku.<br />
“Ohh…. Aku keluar…” akhirnya Bejo berteriak.<br />
“Ohh…nikmatnya… keluarkan didalam saja, teruskan… jangan keluarkan kontolmu.” Aku tak sadar setengah berteriak. Bejo tertawa dengan penuh kemenangan. Cairan hangat memasuki lubang pantatku.<br />
“Auhhh…….” `Akupun orgasme bersamanya. Rasanya nikmat sekali. Bejo masih menduduki pantatku beberapa saat lalu mencabut burungnya. “Ploop….” Terdengar bunyinya. Martono dan Bejo tertawa terbahak-bahak seperti orang gila.<br />
Aku menghembuskan nafasku dan merasa sangat nikmat. Sekarang jam 3 malam. Tadi siang aku merasakan kenikmatan bersama Martono. Dan malam ini aku merasakan kenikmatan bersama Bejo. Aku menjadi sangat ketagihan. Selma ini aku hanya mendapat kepuasan dari suamiku. Tapi sekarang, aku sepertinya keranjingan berhubungan sex. Aku ingin mendapatkan lebih. Aku ingin yang lebih mengasyikkan….<br />
“Martono, aku akan istirahat……. Aku sungguh sangat puas” Bejo berkata.<br />
“Nyonya, anda sungguh sangat mengagumkan” Aku tersenyum mendengar pujian dari Bejo.<br />
“Istirahatlah…” Martono menjawab.<br />
“Tunggu dulu….” Setengah berteriak aku kepada mereka berdua. Mereka menatap wajahku dengan heran.<br />
“Kau telah memperkosa lubang pantatku, aku telah memberikannya. Tapi sekarang aku ketagihan.Aku ingin merasakan ****** 18 cm itu dalam memekku. Aku ingin merasakan ****** besar punyamu” Aku telah gila,aku tak peduli lagi siapapun yang akan memperkosaku, malah aku ketagihan.<br />
Martono berteriak padaku “Nah, lihat…. aku berjanji akan memberimu kesenangan yang terbaik di dunia.”<br />
“Dia benar….tinggalkanlah kami berdua, aku akan menikmati tubuhnya. Dia akan menjadi pelacur bagiku malam ini. Dan besok aku akan tinggalkan nyonyamu sebagai wanita yang sangat haus sex.” Dengan tenang Bejo berkata pada Martono. Martono sambil tertawa pergi ke ruang tamu kemudian Bejo menutup pintu.<br />
———————<br />
“Nyonya sungguh seorang nyonya yang cantik dan mempunyai bentuk badan yang ramping dan menggairahkan.” Aku tersenyum. Aku menjadi sangat malu. Aku jadi salah tingkah. Aku malu tapi akupun menikmatinya. Aku begitu berharap pada apa yang akan terjadi berikutnya.<br />
“Betapa senangnya saya mempunyai kesempatan untuk mendapatkan nyonya. Nyonya sungguh seorang nyonya yang cantik.” Bejo berkata dan berusaha membawaku dalam pelukannya. Aku gemetar terdiam.<br />
Kemudian dia menyibakkan rambutku, kemudian ia menaruh bibirnya pada bibir ku dan mulai mencium dengan sangat bernafsu dan kasar. Sementara itu tangannya diletakkan pada pantatku dan menekan-nekan dengan bernafsu. Bibir mungilku terasa sangat basah olehnya. Kemudian ia menarik blus biru yang kupakai. Dan tangannya terus menjalari badanku dan aku benar-benar merasakan ketidaksukaan tetapi sekarang aku adalah juga merasakan basah dan tidak sabar untuk mendapatkan kenikmatan darinya. Apa yang telah terjadi denganku….<br />
Biasanya suamiku hanya sanggup bertahan selama setengah jam untuk melayaniku. Tapi kini aku berhadapan dengan seorang pria jantan yang mungkin sudah sangat sering menaklukkan wanita-wanita. Sedangkan tadi siang Martono sanggup membuatku orgasme berkali-kali. Setelah agak lama Bejo berusaha merangsangku. Dan aku mulai menggelinjang gelinjang tak sabar. a berbaring di sampingku dan memintaku untuk merangsangnya. Ini adalah kesempatanku untuk melayani nafsunya walaupun aku merasakan malu awalnya tetapi sekarang aku telah berhasil secara penuh merangsangnya. Dan aku mulai menggerakkan tanganku di sekujur tubuhnya. Bejo menutup matanya dan aku mulai menciuminya. Dadanya berbulu, pahanya adalah sangat kokoh, lebih dari itu ia adalah seorang pria jantan. Aku mencium puting susu nya sekarang ia memulai merintih.<br />
“ohhhh….aaahhaaahhhhh .. ternyata nyonya pandai menyenangkan hati pria.”<br />
Sekarang aku betul-betul ingin lihat burung besar nya. Terlihatlah sesuatu yang luar biasa, seekor burung berukuran 18 cm secara penuh menegang dan dua bola sedang menggantung dengan indah. Aku duduk di dadanya dan mulai menjilat burungnya. Aku merasa sangat ingin untuk makan “pisang ambon” ini sebab pertama kali aku melihat burung sangat besar. Aku memainkan burungnya seperti anak perempuan kecil bermain-main dengan boneka. Tiba-tiba terasa vaginaku diciumi, aku betul-betul merasakan getaran-getaran listrik yang mengalir ke sekujur tubuhku karena sentuhan lidahnya yang menyentuh klitorisku.<br />
“Auh…Hmmf…” aku tidak sadar melenguh.<br />
Tetapi aku berusaha berkonsentrasi pada burung besarnya. Aku mulai menjilati batang pisangnya dan menggerakkan mulutku naik turun, aku ingin makan semakin banyak dan pada akhirnya tiba-tiba penisnya menegang dan menyemprotkan cairan sperma ke mulutku.<br />
Kemudian dengan liarnya Bejo menggerayangi tubuh telanjangku. Hisapan demi hisapan, jilatan lidahnya menyapu bersih lekuk tubuhku.<br />
“Aow…. hmm,” aku merintih saat lidah Bejo mulai menjilati bibir vaginaku kembali.<br />
“Woowww.. Mulus sekali nyonya ini.., gimana sayang? …Enak?,” Bejo seperti mengejekku, aku terpejam tak mampu memandang Bejo. Lidah Bejo semakin liar dan membuat kenikmatan tersendiri padaku.<br />
“Ehmmhh,” aku merintih tak bisa menahan kenikmatan itu, pinggulku mulai bergerak teratur seirama jilatan lidah Bejo divaginaku, aku pasrah dan menikmati permainan itu. Malah saat ini aku mulai bernafsu agar penis Bejo mengoyak vaginaku yang sudah gatal. Tapi rupanya Bejo sengaja menyiksaku, jilatan lidahnya sudah masuk menerjang vaginaku. Aku sudah bergerak tak karuan menerima kenikmatan darinya, tapi tak juga Bejo menyetubuhiku.<br />
“Ohhh.. Nngghh..,” aku tak tahan lagi, seluruh rasa nikmat berkumpul diklitorisku membuat pertahananku akhirnya jebol. Aku orgasme dengan belasan kedutan kecil divaginaku. Aku malu sekali pada Bejo yang tersenyum. Bejo kemudian mencium dan mengulum bibirku beberapa lama, tanpa sadar aku membalas lumatan bibirnya dengan nafsu pula. Kurasakan dia berusaha menepatkan posisi ujung penisnya dibelahan bibir vaginaku.<br />
“Hmmm…aahh.. Nghh..,” aku merintih nikmat saat penis besar Bejo mendesak masuk keliang nikmatku.<br />
“Ouhh.. sudah kusangka vaginamu masih rapat sayang.. nikmati permainan kita ya manis,” Bejo berbisik lagi membuatku semakin melayang dipuji-puji. Penis Bejo keluar masuk secara teratur di vaginaku dan aku mengimbanginya dengan gerakan pinggul memutar.<br />
“Hmm.., puaskan aku sayang..,” tak sadar aku membalas bisikan Bejo itu sambil memeluk tubuhnya untuk lebih rapat menindihku.<br />
“Cantik kamu sayang.., cantik sekali wajahmu saat nikmat ini,”<br />
“Ohh… teruskan sayang.. Aku milikmu saat ini..,”<br />
Kuakui permainan Bejo memang luar biasa, romantis, lembut, tapi sungguh memacu birahiku secepat genjotannya di tubuhku. Gerakan tubuh Bejo semakin cepat dan teratur diatas tubuhku. Erangan dan rintihanku sudah tak tertahan aku memang birahi saat itu. Tapi saat aku hampir klimaks, mendadak Bejo menghentikan aktifitasnya dan mencabut penisnya dari vaginaku.<br />
“Ayo sayang kita berdiri,” Bejo menarik tubuhku berdiri, lalu mendorong punggungku menjadi posisi menungging, dan Bejo dibelakangku kembali menghujamkan penisnya ke vaginaku. Aku merasakan kenikmatan yang yang tertahankan dengan posisi doggy style ini.<br />
“Ahh.. Ouhh.. teruss..,” hanya itu yang terucap di bibirku saat sodokan penis Bejo masuk dalam posisi nungging itu.Bejo semakin keras mengocokku dari belakang, aku semakin tak terkendali kurasakan kenikmatan sudah puncak dan menjalar diseluruh tubuhku mengumpul dibagian pantat, paha, vagina dan klitorisku.<br />
“Ahh sayang.. Ohh.. Hmmph..,” aku tak kuasa lagi membendung kenikmatan itu, dinding vaginaku berkedut berkali-kali disodok penis Bejo. Belum habis orgasme yang kurasakan, Bejo menarik tubuhku dan menggendongku. Aku memeluknya erat-erat.<br />
“Ayo cantik.. Ini lebih nikmat sayang.., sekarang keluarkanlah seluruh cairan kenikmatanmu,” dalam posisi itu penis Bejo masih mengocokku tangannya mengangkat tubuhku naik turun dengan posisi berdiri.<br />
“Ahhh.. Uohh….,” Vaginaku berkedut-kedut dengan cepat, orgasmeku begitu luar biasa ditangan Bejo.<br />
“Ouhhkk.. Aku mau keluar…. Ahhh,” Bejo orgasme dengan posisi berdiri menopang tubuhku yang lunglai. Kurasakan seburan spermanya menembus dinding rahimku. Lalu Bejo menjatuhkan tubuh kami diatas ranjang kembali, kami berpelukan seperti pasangan kekasih.<br />
Kemudian ia menciumku penuh kasih dan pergi ke ruang tengah.<br />
———————————<br />
Aku terbangun jam 9 pagi, rasanya tubuhku agak lelah. Aku lalu menuju kamar mandi membersihkan sisa-sisa permainan tadi malam. Badanku benar-benar terasa segar setelah mandi. Setelah mandi aku menuju kulkas. Di lemari es dalam kamarku kulihat beberapa buah apel. Aku makan sekedar mengganjal perutku. Aku masih memakai handuk yang melilit tubuhku. Sambil bercermin, kuperhatikan tubuhku. Hmm.. masih seksi dan padat.<br />
Tiba-tiba sopirku Martono datang. Ia telah telanjang. sopirku adalah seorang laki-laki yang sangat buruk. Usianya sekitar 40 tahu, rambutnya botak dan berwajah buruk, tapi mempunyai perkakas yang besar pula walaupun tidak sebesar punya Bejo. Penisnya setengah ereksi.<br />
“Selamat pagi nyonya…” Martono menyapaku. Aku diam saja. Dia lalu melepas handukku dan menggendongku ke ranjang. Aku kini berbaring diranjang dengan telanjang bulat. Maryono mengamati badanku dengan sangat bernafsu.<br />
“nyonya, anda sungguh sangat seksi.”<br />
Aku tenang-tenang saja, namun aku bingung begitu menyadari bahwa sopirku sendiri telah memperkosaku dan menikmati tubuhku. Kemudian seperti seekor serigala lapar dia melompat kepadaku dan mulai menciumku di mana-mana. Martono sungguh bernafsu. Dia menciumi leherku dan membuatku melenguh. Setelah sekitar sepuluh beberapa menit dia menciumi bibir, wajah dan menghisap payudaraku, ia menjilat perutku dan turun menyentuh vaginaku yang berbulu dengan lidah. Aku menggigil dan menghentak seolah-olah aku mendapat suatu goncangan raksasa. Ia melebarkan kakiku dan mulai menjilati clitorisku dengan liar.<br />
“Hoohh…. Ehh.” aku mulai mengerang dengan tak terkendali.<br />
Martono meregangkan kaki ku lebih lebar. Sekarang memekku terpampang dengan jelas di wajahnya.<br />
“Ow..nyonya, memekmu sungguh indah.” Aku menutup mataku dengan malu. Kemudian ia menggosok-gosok kepala burungnya dan kemudian menempatkannya pada memekku.<br />
Ketika burungnya menyentuh memekku badan ku menggigil. Aku merintih. Kemudian ia menangkupkan payudaraku yang besar dengan tangan kanannya. Sopirku mempermainkan payudaraku dengan liar. Burungnya sudah siap untuk masuk memekku. Dia mencium bibirku dengan lembut, aku menaruh lidahku didalam mulutnya. Kami saling berpagutan.<br />
“Liang peranakanku koyak oleh Bejo dan masih terasa sakit, masukanlah kontolmu pelan-pelan..” aku meminta.<br />
Martono hanya tersenyum seperti setan kepadaku dan tiba-tiba dia mendorong dengan kuat sehingga penisnya sepenuhnya berada dalam vaginaku. Aduh! Bejo benar-benar telah membuat liang vaginaku mengendurkan dan memperbesar memekku, sehingga penis Martono masuk ke dalam liang peranakanku dengan mudah. benar Beberapa lama kemudian tubuhku melengkung dan menjerit. Vaginaku mengeluarkan cairan kenikmatan.. aku orgasme lagi! Martono memperhatikan wajahku dengan terheran-heran!!!!!! “Wow… luar biasa…” Martono berhenti sejenak dan menatapku dengan tatapan kesetanan sampai orgasmeku mereda.<br />
Akan tetapi begitu Martono mulai memompa vaginaku lagi, aku tidak bisa mengendalikan dan lagi-lagi dengan seketika punggungku melengkung dan menyemburkan orgasme. Mereka benar-benar telah merubahku sehingga aku tidak bisa mengendalikan diriku lagi. Mereka merubahku menjadi seorang betina yang haus sex.<br />
“Nyonya, apakah anda berusaha untuk membuat rekor dunia didalam hal orgasme?. Lihatlah sekarang, bagaimana aku membuat anda seperti pelacur yang gila *******!!.”<br />
“Kamu akan jadi pelacurku!!!!” sambil mengatakan itu, ia mulai memompa pelan-pelan tetapi di dalam tubuhku rasanya sangat nikmat sekali. Kemudian teriakanku berubah jadi rintihan nyaring yang penuh nafsu. Aku merintih dengan suara menggairahkan.<br />
“Uohh……… teruskan…. Hmmm… nikmatnya… punyamu memang luar biasa.”<br />
“sayang memek mu menjadi sangat panas dan licin!!!!”<br />
Tetapi pada saat aku betul-betul terangsang, Martono menggodaku. Dia menghentikan goyangan pinggulnya dan mencabut penisnya. Dia mulai mencium payudaraku. Aku merintih kesetanan.<br />
“jangan dilepas… cepat masukkan… masukkan..” aku berteriak-teriak.<br />
Martono menatapku dan dengan tertawa dia bilang “Nyonya, sekarang anda betul-betul seperti seorang pelacur yang gila ******. Tidak sadarkah anda sedang meminta sopir nyonya untuk menyetubuhi anda sendiri.”<br />
“Semenjak kamu menceritakan kepadaku bahwa kau sengaja mencari cara untuk memperkosaku dan akan memberikan aku sensasi sex yang luar biasa dan tidak pernah aku rasakan dari suamiku, didalam hati kecilku aku merasa penasaran, aku begitu terangsang. Aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi dan aku kehilangan kendali terhadap dirikuku!!!! Aku tidak pernah berhubungan sex dengan seseorang selain dari suamiku. Aku tidak menyadari bahwa sebenarnya aku sangat menginginkan bermain sex dengan orang lain… aku sangat menginginkannya!” akhirnya aku bicara.<br />
“Martono, aku merasa seperti menikmati lagi berhubungan sex pertama kalinya dalam hidupku. Kamu sungguh-sungguh memberikan aku suatu pengalaman yang menggetarkan! Sekarang tolonglah aku, pompa memekku…. Aku tak tahan lagi!!!!!!” Sopirku tersenyum dan dia mulai menggenjotku pelan-pelan.<br />
“Nyonya, anda adalah wanita yang sangat menggairahkan. Aku selalu memimpikan untuk berhubungan kelamin denganmu. Aku dulu onani di kamar kecil dengan memikirkanmu. Nyonya, aku sungguh mendapat kesenangan luar biasa dari memekmu!”<br />
Tetapi kemudian aku menjerit “Aku tidak tahan lagi, tolonglah perkosa aku… dengan keras, lebih kasar…… lebih cepat lagi… Augh.. cepatlah….tolong…..” dengan ini secara otomatis aku menggerak-gerakkan pinggulku naik turun bergesekkan dengan penisnya. Melihat itu Martono tertawa dengan nyaring dan menciumi bibirku, dia mulai mempermainkanku seperti banteng kesetanan. Oh…Aku merasakan kenikmatan yang luar biasa. Tiba-tiba aku merasakan desakan-desakan yang sangat kuat pada liang vaginaku. Tubuhku melenting dan aku merintih dengan keras!! Aku orgasme lagi!<br />
Kakiku diregangkan terpisah olehnya dan dengan erat Martono memegang kaki ku.. Tetapi aku tidak mengetahui mengapa pinggulku otomatis bergerak turun seirama kocokan penisnya dan aku menjerit secara terus-menerus dengan penuh kenikmatan. Tiba-tiba aku merasakan orgasme yang luar biasa. Punggungku melengkung dan cairan kenikmatanku membanjiri penisnya yang perkasa. Aku merintih dengan nyaring.<br />
” Auh….Hmmmm….. aku keluar….ahhh.. lagi.” .<br />
“Tolonglah… lebih cepat lagi… Ohhh.. nikmatnya… lebih keras…”<br />
Martono mengocok vaginaku dengan penuh nafsu. Tiba-tiba dia menghentikan gerakannya. Tubuhnya menegang.<br />
“Ahh, Nyonya.. saya mau keluar…. Ohh….”<br />
“Keluarkan di dalam… goyangkan kontolmu… lebih cepat… lebih cepat lagi.” Aku tak tahan.<br />
“Bagaimana kalau nyonya hamil..” Martono kembali mengocokkan penisnya dengan cepat.<br />
“Aku tidak peduli, Kau dan Bejo telah menumpahkan maninya padaku… aku ingin kepuasan… Ohh…. Egghh…” aku semakin meracau tidak karuan.<br />
Martono semakin mneggoyangkan penisnya maju mundur dan memuntahkan cairan panas ke dalam rahimku. Oh! Nikmatnya perasaan hangat dalam vaginaku. Tubuhku bergetar seperti orang yang terserang malaria… aku mendapatkan orgasme terbesar dalam hidupku!<br />
Aku terus mengejang dan mengeluarkan cairan kenikmatan….Aku menjerit dengan pebuh kenikmatan. Kukuku menancap pada punggung Martono.<br />
” Ooooooooooooooo Oooooooohhhhhhh Aaaaaaahhhhhh. Aku keluarr……….” .<br />
Lalu kami roboh kelelahan.<br />
“Kamu adalah laki-laki impianku!!..” Aku memuji sopirku tanpa malu-malu.<br />
“Apa yang nyonya suka dari saya.”<br />
“Aku menyukai pria jantan sepertimu.” Aku menjawab dengan suatu senyuman malu.<br />
“Kau memperkosaku diranjang suami ku, aku seorang nyonya rumah yang kaya bermain sex dengan seorang sopir pribadi. Kaupun menjual diriku pada temanmu seorang sopir truk yang seperti seorang perempuan murahan. Kau merubahku sepenuhnya dari seorang isteri setia menjadi seorang wanita haus sex!!!!!!!” Martono tersenyum, dia menciumku dengan penuh nafsu, lalu meraba-raba payudaraku dan mengorek-ngorek liang senggamaku.Kemudian aku memeluknya dan kami berbaring dengan berpelukan.<br />
Kemudian Bejo datang di kamarku. Aku tersenyum padanya dan ia juga tersenyum pada aku. Bejo berkata “Beberapa jam yang lalu, nyonya adalah seorang istri setia yang, tapi lihatlah sekarang kamu sudah menjadi pelacur murahan karena dua orang pria asing telah memperkosamu. Kamu akan hamil oleh sopir pribadimu dan seorang sopir truk.”<br />
” Sunguh Martono, nyonyamu adalah seorang wanita yang terseksi.” Bejo melanjutkan.<br />
” Sayang, anda benar-benar menikmati?” Martono bertanya padaku<br />
“Yah, sungguh suatu pengalaman luar biasa. Kalian berdua mempunyai senjata idaman wanita terbaik. Aku betul-betuk sangat menikmati. Sekarang aku kurang suka penis suamiku. Aku benar-benar menyukai kedua penismu yang besar. Kamu sungguh luar biasa, Martono. Mulai hari ini aku ingin kalian melayaniku. Dengan saling bertatap muka Martono dan Bejo tertawa terbahak-bahak. Kemudian sopirku menciumku dengan penuh nafsu…</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritadewasa.koranbugil.com/aku-diperkosa-supir-dan-tukang-becak.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ngentot ML dengan Artis Ternama</title>
		<link>http://ceritadewasa.koranbugil.com/ngentot-ml-dengan-artis-ternama.html</link>
		<comments>http://ceritadewasa.koranbugil.com/ngentot-ml-dengan-artis-ternama.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Jan 2010 10:46:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bugil</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita ngentot]]></category>
		<category><![CDATA[Artis sinetron]]></category>
		<category><![CDATA[ngentot]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritadewasa.koranbugil.com/ngentot-ml-dengan-artis-ternama.html</guid>
		<description><![CDATA[Kisah nyata ini terjadi secara kebetulan beberapa minggu yang lalu. Saya memang sudah lama memiliki software yang bernama NAPSTER di mana dengan sofware itu saya bisa men-download berbagai macam lagu yang saya sukai dalam bentuk MP3. Suatu hari ketika saya sedang melakukan downnload sebuah lagu, ada sebuah “nick” yang tiba-tiba muncul dan merekam lagu yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kisah nyata ini terjadi secara kebetulan beberapa minggu yang lalu. Saya memang sudah lama memiliki software yang bernama NAPSTER di mana dengan sofware itu saya bisa men-download berbagai macam lagu yang saya sukai dalam bentuk MP3. Suatu hari ketika saya sedang melakukan downnload sebuah lagu, ada sebuah “nick” yang tiba-tiba muncul dan merekam lagu yang kumiliki. Sambil menunggu proses download, saya iseng-iseng mengajak pemilik nick itu ngobrol. Di dalam perkenalan kami, sebut saja namanya Jennifer. Saya sempat tidak percaya ketika dia memperkenalkan namanya karena saya mengetahui bahwa pemilik nama itu adalah seorang foto model terkenal di Singapore. Jennifer adalah seorang gadis cantik yang berambut panjang. Telah banyak sinetron mandarin yang dimainkan oleh <a href="http://cewek-cantiks.blogspot.com">cewek</a> yang baru saja saya kenal ini dan ternyata sekarang saya mengenalnya secara kebetulan lewat program NAPSTER. Saya sempat tidak percaya karena kami sama-sama penggemar MP3 dan kami sama-sama sedang kesepian di Singapore. Saya sempat tidak percaya karena dia belum pernah pacaran padahal saya sudah sering “tidur” dengan perempuan.</p>
<p>Saya akhirnya mengajak dia untuk bertemu di sebuah hotel yang tidak begitu terkenal untuk menghindari wartawan dan public attention tentunya disebabkan karena dia adalah artis Singapura yang ternama. Setelah saya booking kamar di sebuah hotel di daerah Geylang, saya menunggu kedatangan Jennifer. Saya menunggu dia selama 1 jam dan dia belum juga datang. Saya sempat mengira dia tidak menepati janji dan ketika saya hendak meninggalkan kamar hotel, tiba-tiba terdengar ketukan di kamar yang saya booking. Saya sempat kaget dan buru-buru membukakan pintu. Di depan pintu, saya melihat sosok Jennifer, seorang foto model yang cantik sekali dan saya sempat terbengong menyaksikan kecantikan Jennifer hingga membuat saya lupa tidak mempersilahkan Jennifer masuk ke kamar.</p>
<p>Saya sempat tidak percaya dengan kecantikan Jennifer dan Jennifer berkata kepada saya memecahkan kesunyian di hotel itu,<br />
“Can I come in or you just let me staying outside”,<br />
Dan saya kemudian buru-buru mempersilakan dia masuk. Setelah masuk, Jennifer langsung duduk di ranjang dan saya langsung duduk di sisi Jennifer. Kita berdiam untuk beberapa menit dan Jennifer tiba-tiba memeluk saya yang sedang berdiam. Saya sempat kaget dan masih tidak berbuat apa-apa ketika Jennifer memeluk saya dan mulai mencium bibir saya dengan mesra.</p>
<p>Selama berciuman, dia membuka busananya dengan penuh nafsu dan setelah dia telanjang, dia gantian membuka busana saya. Saya hanya menurut saja dan masih bingung karena dia yang saya kenal sebagai artis yang selalu memerankan karakter seorang gadis baik-baik atau gadis pemalu di setiap sinetron TV yang dia perankan, ternyata adalah seorang gadis binal yang haus akan seks.<br />
<span id="more-80"></span></p>
<p>Ciuman dan permainan lidah dia membuat nafsu saya terpacu dan saya mulai melakukan tindakan kepada dirinya. Saya langsung menyuruh dia berbaring dan saya langsung melepaskan celana panjang dan celana dalam saya. Saya kemudian dengan penuh perasaan membuka celana panjang dan celana dalamnya dan kemudian saya langsung memainkan lidah saya di sekitar vagina artis sinetron yang terbaring pasrah di depanku. Permainan lidah saya di sekitar vagina dan klitoris Jennifer membuat artis muda dan cantik ini mendesis dan berdesah sambil mencoba menjilati putingnya sendiri sementara tangannya memijit-mijit payudaranya. Ia berteriak dan mendesis dan saya sempat berpikir akankah orang lain mendengar apa yang sedang kita lakukan karena teriakan artis ini.</p>
<p>Jilatan dan permainan saya yang berulang-ulang membuat Jennifer akhirnya mencapai orgasme. Disaat Jennifer mencapai orgasme inilah yang membuat saya sangat menyukainya karena disaat Jennifer akan mencapai orgasme, dia melengkungkan tubuhnya dan berteriak sambil menyebut namaku secara panjang. Dia melenguh keras sewaktu dia mengeluarkan cairan kewanitaannya yang tentunya kujilat terus-menerus sampai habis.</p>
<p>Tiba-tiba Jennifer menarik saya dan mencium bibir saya. Kami sempat bermain lidah untuk beberapa saat dan kemudian Jennifer meminta saya untuk memasukkan penis saya yang sudah menegang ke dalam liang vaginanya. “Blesss”, tanpa aba-aba saya langsung memasukkan penis saya ke dalam liang vagina artis Sinetron Singapore ini dan ketika penis saya menyodok vaginanya, dia terus-menerus mendesah dan memeluk saya dengan erat. ahh <a href="http://ngentot.in">ngentot</a></p>
<p>Saya memeluk artis sinetron yang berambut panjang ini dan terus menyodok penisku di dalam liang kenikmatannya. Saya lama-lama bosan dengan cara ini dan kemudian menyuruh Jennifer untuk berbalik arah dan kemudian saya memegang tangan kiri Jennifer dan mengarahkan penis saya yang sudah berdiri ke arah anus Jennifer. Masuknya penisku ke dalam anusnya membuat Jennifer teriak kesakitan tetapi itu tidak berlangsung lama karena desakan penis saya di dalam anusnya membuat teriakan dia menjadi desahan yang berkepanjangan dan dia meminta saya melepaskan tangan kirinya. Setelah saya lepaskan tangan kirinya, dia menggunakan tangan kirinya untuk mengusap usap “telur” saya. Hal ini membuat saya semakin menyukai permainan ini.</p>
<p>Saya kemudian melepaskan penis saya dan mengarahkan penis saya ke dalam mulut Jennifer dan dengan cepat, Jennifer mengulum penis saya dengan penuh keahlian yang membuat saya merasakan nikmat yang luar biasa dan ingin segera meledakkan cairan sperma saya. Jennifer kemudian melepaskan kuluman penis saya dan menyuruh saya untuk menembakkan spermaku ke dalam vaginanya. Dengan cepat, saya menyodokkan penis ke dalam vagina artis Singapore ini dan tak lama kemudian saya merasakan rasa puas setelah saya menyemprotkan sperma saya berkali-kali ke dalam vagina Jennifer. Disaat saya menyemprotkan sperma, Jennifer juga memeluk saya dan mendesah panjang karena saya tahu bahwa dia juga telah puas dan telah mencapai klimaksnya. Kami sama-sama roboh dan kami tidur bersama-sama sampai esok paginya.</p>
<p>Jam 6 pagi kami bangun secara bersamaan dan ketika bangun, saya langsung mencium bibir artis Singapore ini dan kami melakukan persetubuhan sampai waktu menunjukkan waktu jam 12 siang, karena saya harus check out dari kamar hotel ini. Kami berpisah setelah saya check out. Inilah kejadian nyata saya yang saya sendiri juga tidak percaya kalau tidak mengalaminya sendiri. Semuanya adalah karena program untuk mencari MP3 dan saya sempat kaget karena saya telah bercinta selama semalam dengan sesama pecinta MP3 dan yang lebih asyiknya adalah dia adalah artis sinetron dari Singapore <a href="http://telanjang.in">telanjang</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritadewasa.koranbugil.com/ngentot-ml-dengan-artis-ternama.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Remas Raba Toket Ranum</title>
		<link>http://ceritadewasa.koranbugil.com/remas-raba-toket-ranum.html</link>
		<comments>http://ceritadewasa.koranbugil.com/remas-raba-toket-ranum.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Nov 2009 19:11:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bugil</dc:creator>
				<category><![CDATA[toket]]></category>
		<category><![CDATA[Remas Toket]]></category>
		<category><![CDATA[Toket Ranum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritadewasa.koranbugil.com/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[ Rahma azhari terlihat sangat bangga dengan bodi montok, toket gede dan berwajah cantik. Artis seksi ini tidak akan menyerah walau harus memperlihatkan toket gede miliknya yang memeang kalau melihatnya rasanya ingen meremas toket montok &#8230;
 Abg Cantik Payudara Montok Pegang Payudara Remas Payudara Toket diramas. Abg Cantik Payudara Montok Pegang Payudara Remas Payudara Toket [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> Rahma azhari terlihat sangat bangga dengan bodi montok, toket gede dan berwajah cantik. Artis seksi ini tidak akan menyerah walau harus memperlihatkan toket gede miliknya yang memeang kalau melihatnya rasanya ingen meremas toket montok &#8230;<br />
 Abg Cantik Payudara Montok Pegang Payudara Remas Payudara Toket diramas. Abg Cantik Payudara Montok Pegang Payudara Remas Payudara Toket diramas.<br />
&#8230; Video bokepyang berjudulCewek Bugil Toket Gede Ngentot Memek Keenakanini sangat menarikgaya ngentot memek nya yang bervariasi dari gaya bugil memek,remas toket gede, sampaijilat memek bugil cewekyang lagi mupeng berat ga tahanpengen &#8230; Video bokep yang berjudul Cewek Bugil Toket Gede Ngentot Memek Keenakan ini sangat menarik gaya ngentot memek nya yang bervariasi dari gaya bugil memek, remas toket gede, sampai jilat memek bugil cewek yang lagi mupeng berat ga tahan &#8230;<br />
 Remas-remas toket pacar memang salah satu cara untuk membuat pacar kita merasa nikmat dan terangsang agar bisa dilanjutkan dalam aktivitas yang lebih menggetarkan jiwa. acara remas-meremas ini juga sebagai pemanasan dalam melakukan &#8230;<br />
&#8230;. Judul Iklan: Video ABG BUGIL Pengen Cewek Bugil Pengen Ngentot Remas Toket Ngentot Memek Cewek Cantik bugil seksi Model bispak cewek bugil tidak pakai celana dalam Isi Iklan: Video Cewek Bugil Pengen &#8230;<br />
<strong>Related Search</strong><br />
<a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/cewek-bugil-indonesia-picture-galeries">cewek bugil indonesia picture galeries</a>, <a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/ixpose">ixpose</a>, <a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/mechan-bugil">mechan bugil</a>, <a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/cewe--bugil-blogspot-com"">cewe&#8211;bugil blogspot com</a>, <a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/www-azhari-imfo-com">www azhari imfo com</a>, <a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/memek-panjang-jembut">memek panjang jembut</a>, <a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/poto-sek-indonesia-kom">poto sek indonesia kom</a>, <a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/youtube-sex-indonesia">youtube sex indonesia</a>, <a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/memek-panjang">memek panjang</a>, <a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/ww-gadis-perawan">ww gadis perawan</a>, <a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/memek-paling-panjang">memek paling panjang</a>, <a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/tante-manstrubasi">tante manstrubasi</a>, <a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/you-porn-naruto">you porn naruto</a>, <a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/www-ashari-bugil-info">www ashari bugil info</a>, <a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/www-livesex-com">www livesex com</a>, <a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/koleksi-foto-artis-cantik-keluarga-azhari"">koleksi foto artis cantik keluarga azhari</a>, <a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/ww/bugil-com"">ww/bugil com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritadewasa.koranbugil.com/remas-raba-toket-ranum.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>foto sex pejuh kontol</title>
		<link>http://ceritadewasa.koranbugil.com/foto-sex-pejuh-kontol.html</link>
		<comments>http://ceritadewasa.koranbugil.com/foto-sex-pejuh-kontol.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 18:25:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bugil</dc:creator>
				<category><![CDATA[kontol]]></category>
		<category><![CDATA[pejuh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ceritadewasa.koranbugil.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[Kontol Banjir pejuh menyerbu masuk kerongkonganku. Langsung saja kutelan dengan penuh rasa syukur. Jim terus mengerang-ngerang sambil memegangi kepalaku keras-keras. Dia ingin kontolnya masuk sedalam-dalamnya agar orgasmenya lebih nikmat. &#8230; “Malam ini aku akan ajarkan ilmu pelet nguyup pejuh padamu. Namun sebenarnya ilmu ini hanya untuk orang dewasa. Soalnya nanti kau akan melihat dan melakukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kontol Banjir pejuh menyerbu masuk kerongkonganku. Langsung saja kutelan dengan penuh rasa syukur. Jim terus mengerang-ngerang sambil memegangi kepalaku keras-keras. Dia ingin kontolnya masuk sedalam-dalamnya agar orgasmenya lebih nikmat. &#8230; “Malam ini aku akan ajarkan ilmu pelet nguyup pejuh padamu. Namun sebenarnya ilmu ini hanya untuk orang dewasa. Soalnya nanti kau akan melihat dan melakukan sesuatu yang hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa. &#8230;Shanti mengeluarkan kontol Rahman dan menjilati pejuh yang menempel disana, ia mengemut kontol Rahman, sekarang ia merasa suka dengan rasanya, ternyata untuk menjadi biasa cepat sekali apalagi kalau memang ternyata enak. .. PEJUH. Gak perlu kaya untuk jadi dermawan. Gak perlu pintar untuk menjadi baik. Gak perlu cantik untuk tampil menyenangkan. Gak perlu teriak agar bisa didengar. Aku, kamu dan mereka sama aja. Cuma bisa komentar dan mentertawakan  Everybody love coly notably man,perhaps woman love it to,but i doubt it.everyday there were pejuh come out through kontol passing by very bored day after day,if calculated probably around 1000 million &#8220;pejuh&#8221; come out and die in a &#8230;</p>
<p>Pemuanya pejuh,,asu,fuck yamaha,suzuki.<br />
Related Search<br />
<a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/bispak-gallery"">bispak gallery</a>, <a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/cewe---bugil-blogspot-com"">cewe&#8212;bugil blogspot com</a>, <a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/punyumunyu"">punyumunyu</a>,<br />
<a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/""></a>,<br />
 <a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/go-bugil"">go bugil</a>,<br />
<a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/jp-18-indonesia"">jp 18 indonesia</a>, <a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/www-gambar-bugil-us"">www gambar bugil us</a>, <a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/azhari-info"">azhari info</a>, </p>
<p><a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/ww-bugil-com"">ww bugil com</a>, <a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/ww-bugil"">ww </p>
<p>bugil</a>, <a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/cewe-bugil-blogspot-com"">cewe bugil blogspot com</a>, <a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/wwwcewekbugilcom"">wwwcewekbugil com</a>, <a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/www-cewebugil-com"">www cewebugil com</a>, <a href="http://ceritadewasa.koranbugil.com/search/www-xbugil-com"">www xbugil com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ceritadewasa.koranbugil.com/foto-sex-pejuh-kontol.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->