Kisah nyata ini terjadi secara kebetulan beberapa minggu yang lalu. Saya memang sudah lama memiliki software yang bernama NAPSTER di mana dengan sofware itu saya bisa men-download berbagai macam lagu yang saya sukai dalam bentuk MP3. Suatu hari ketika saya sedang melakukan downnload sebuah lagu, ada sebuah “nick” yang tiba-tiba muncul dan merekam lagu yang kumiliki. Sambil menunggu proses download, saya iseng-iseng mengajak pemilik nick itu ngobrol. Di dalam perkenalan kami, sebut saja namanya Jennifer. Saya sempat tidak percaya ketika dia memperkenalkan namanya karena saya mengetahui bahwa pemilik nama itu adalah seorang foto model terkenal di Singapore. Jennifer adalah seorang gadis cantik yang berambut panjang. Telah banyak sinetron mandarin yang dimainkan oleh cewek yang baru saja saya kenal ini dan ternyata sekarang saya mengenalnya secara kebetulan lewat program NAPSTER. Saya sempat tidak percaya karena kami sama-sama penggemar MP3 dan kami sama-sama sedang kesepian di Singapore. Saya sempat tidak percaya karena dia belum pernah pacaran padahal saya sudah sering “tidur” dengan perempuan.
Saya akhirnya mengajak dia untuk bertemu di sebuah hotel yang tidak begitu terkenal untuk menghindari wartawan dan public attention tentunya disebabkan karena dia adalah artis Singapura yang ternama. Setelah saya booking kamar di sebuah hotel di daerah Geylang, saya menunggu kedatangan Jennifer. Saya menunggu dia selama 1 jam dan dia belum juga datang. Saya sempat mengira dia tidak menepati janji dan ketika saya hendak meninggalkan kamar hotel, tiba-tiba terdengar ketukan di kamar yang saya booking. Saya sempat kaget dan buru-buru membukakan pintu. Di depan pintu, saya melihat sosok Jennifer, seorang foto model yang cantik sekali dan saya sempat terbengong menyaksikan kecantikan Jennifer hingga membuat saya lupa tidak mempersilahkan Jennifer masuk ke kamar.
Saya sempat tidak percaya dengan kecantikan Jennifer dan Jennifer berkata kepada saya memecahkan kesunyian di hotel itu,
“Can I come in or you just let me staying outside”,
Dan saya kemudian buru-buru mempersilakan dia masuk. Setelah masuk, Jennifer langsung duduk di ranjang dan saya langsung duduk di sisi Jennifer. Kita berdiam untuk beberapa menit dan Jennifer tiba-tiba memeluk saya yang sedang berdiam. Saya sempat kaget dan masih tidak berbuat apa-apa ketika Jennifer memeluk saya dan mulai mencium bibir saya dengan mesra.
Selama berciuman, dia membuka busananya dengan penuh nafsu dan setelah dia telanjang, dia gantian membuka busana saya. Saya hanya menurut saja dan masih bingung karena dia yang saya kenal sebagai artis yang selalu memerankan karakter seorang gadis baik-baik atau gadis pemalu di setiap sinetron TV yang dia perankan, ternyata adalah seorang gadis binal yang haus akan seks.
Read more…






























